Berita Tarakan Terkini
Pendistribusian Beras dari Bulog Dibantu Kelurahan, Tiap Bulan KPM Terima 10 Kg
Bantuan beras tahap kedua diberikan kepada 7.000 KPM (Keluraga Penerima Manfaat).Total ada 210 ton beras yang diberikan.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Perum Bulog Cabang Tarakan mulai menyalurkan bantuan beras tahap kedua kemarin siang, Kamis (21/9/2023). Penyaluran bantuan beras ini terus dilaksanakan dan diteruskan ke masing-masing kelurahan.
Dikatakan Apriansyah, Kepala Perum Bulog Sub Divre Tarakan, bantuan beras tahap kedua diberikan kepada 7.000 KPM tiap KPM (Keluarga Penerima Manfaat ) masing-masing menerima 10 kg per bulan.
Mulai September, Oktober dan November. Sehingga total selama tiga bulan diterima sebanyak 30 kg oleh KPM. Sebelumnya tahap pertama alokasi April, Mei dan Juni.
“Mereka dapat gratis. Per kelurahan sesuai rakor kami dengan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, disepakati untuk pembagian atau dropping poin Perum Bulog disepakati di kelurahan-kelurahan dan dibantu Tim Pendamping di kelurahan,” papar Apriansyah.
Baca juga: Bantuan Beras Tahap II di Tarakan Bakal Disalurkan pada 7.509 KPM, Stok Aman hingga Februari 2024
Apriansyah melanjutkan penyaluran bantuan beras ini diteruskan ke kelurahan untuk memudahkan warga mendapatkan beras. Sebab kalau Perum Bulog yang membagikan langsung tentu akan terkendal, apalagi mengingat jumlah KPM yang banyk.
“Kalau dari kelurahan dapat langsung memanggil warganya yang berhak mendapatkan bantuan beras,” jelas Apriansyah.
Adapun untuk kualitas beras, lanjut Apriansyah, yang diberikan pemerintah semua jenis medium. Namun informasi tambahan beras dikelola saat ini adalah beras dari luar negeri dengan kualitas Thailand 5 persen butir patah dan Vietnam 15 persen butir patah.
“Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan, 15 persen butir patah masih masuk kategori premium. Cuma karena status impor luar negeri maka status di gudang Bulog sebagai beras medium cadangan pangan beras pemerintah,” jelasnya.
Total kurang lebih disalurkan 210 ton beras disalurkan untuk tahap kedua. Sementara untuk tahap pertama sudah disalurkan di bulan April, Mei Juni dan selesai disalurkan di bulan Juli 2023.
Baca juga: 5.693 Warga Kurang Mampu di Bulungan, Dapat Bantuan Beras 170 Ton dari Badan Pangan Nasional
“Untuk Tarakan, persiapan kita lebih siap, kita target alokasi September bisa selesai September dan alokasi yang lainnya, target November tuntas 100 persen pendistribusian bantuan pangan,” terangnya.
Ia melanjutkan sementara untuk Kalimantan Utara, pihaknya turut melayani dan tidak hanya di Tarakan ditarget tuntas 100 persen. Tahap satu sasaran KPM 8.000 penerima dan tahap kedua penerima ada 7.000 KPM alias mengalami penurunan.
“Ada pengurangan data kami terima kurang lebih 790-an orang berkurang. Perum Bulog kaitan data kami hanya menerima penugasan dan data. Data ini informasinya selalu terupdate, ada tim di Dinsos berkala mengupdate, masyarakat tergolong miskin, kita asumsikan data penerima berkurang kemungkinan yang di tahap satu sebelumnya sudah sejahtera,” papar Apriansyah.
Ia mengasumsikan data diterima sudah valid dan teknis proses angka data berkurang bisa berkoordinasi dengan tim di Dinsos Tarakan.
Apriansyah melanjutkan untuk Kaltara ada perhitungan MSR atau Minimum Stock Requirenment khusus di Bulog Cabang Tarakan.
“Ada namanya stok itu tahan untuk satu bulan ada perhitungan harus berapa. Saat ini sudah selesai penyaluran bantuan pangan kita masih tahan sampai Februari 2024 itu perhitungan stok kami,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Apriansyah-Kepala-Perum-Bulog-Sub-Divre-Tarakan-22092023.jpg)