Selasa, 12 Mei 2026

Rumah Terbakar di Tarakan

Cerita Ibu Alam, Kerap Dihantui Kobaran Api Pasca Kebakaran di Karang Harapan Tarakan Kaltara

Sudah lebih dari 10 tahun Ibu Alam tinggal di rumahnya yang berada di Jalan Hake Babu RT 1 Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / ANDI PAUSIAH
Ibu Alam, tetangga sebelah kanan korban kebakaran (Ibu Radda) yang bercerita selalu waswas kebakaran bisa terulang dan bisa menjalar ke rumahnya yang berjarak semester. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Sudah lebih dari 10 tahun Ibu Alam tinggal di rumahnya yang berada di Jalan Hake Babu RT 1 Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan.

Namun tiga bulan terakhir, ia selalu tak tenang dan waswas lantaran insiden kebakaran yang terjadi kurang lebih tiga bulan lalu di rumah Ibu Radda.

Rumahnya dan rumah Ibu Radda hanya berjeda satu meter.

Puncaknya siang tadi, kebakaran kembali terjadi di rumah Ibu Radda, sekitar pukul 12.00 WITA, Senin (3/6/2024).

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Makassar ke Tarakan Kalimantan Utara 5 Juni 2024, Cek di Sini

Siang tadi menjadi puncak tangisannya tak terbendung.

Lantarannya lagi dan lagi, rumahnya nyaris dilahap si jago merah lantaran keteledoran sang tetangga.

Ibu Alam hanya bisa terduduk saat kejadian.

Ia bersyukur api cepat padam.

Jika tak ada mesin kompresor yang biasanya ia gunakan di kegiatan usahanya di pencucian motor, pastilah rumahnya habis ikut rata dengan tanah.

Dalam kondisi lemas dan dadanya yang sakit dan nyaris sulit bernapas, ia menceritakan bagaimana kebakaran hari ini bukan kali pertamanya terjadi.

Fakta yang sebenarnya adalah sudah kali keempat kalinya ternyata kejadian hampir terjadi kebakaran besar.

Seingatnya kejadian pertama di tiga bulan lalu, saat itu tetangganya pergi ke kebun. Ternyata tetangganya sedang memasak. Dan saat itu kompornya bau hangus.

“Saya teriak itu ke tetangga saya matikan kompornya. Langsung pulang lari dan bilang ke kami, lupa matikan kompornya,” bebernya.

Kemudian kejadian kedua, tetangga sebelah kiri, mencium aroma gosong atau benda terbakar.

Dan itu ternyata api sudah menyala.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved