Berita Malinau Terkini
Begini Makna Prosesi Ala Leto di Upacara Pekiban Bangsawan Malinau Kalimantan Utara
Prosesi pernikah adat atau pekiban di Malinau Kalimantan Utara dengan mengunakan prosesi Ala Leto, begini makna dan artinya bagi kedua mempelai.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
Di saat ini, seluruh golongan masyarakat kenyah juga melaksanakan prosesi serupa. Dan hal tersebut sebagai ikhtiar masyarakat Kenyah mempertahankan warisan kebudayaan.
"Di masa mendatang, mungkin saja bagian dari sejarah akan menjadi asing bagi generasi kita. Sehingga pelaksanaan acara adat, Ala Leto dan Pekiban ini kita laksanakan untuk mempertahankan khazanah budaya kita," katanya.
Pernikahan antara mempelai laki-laki, Ferly Setim dan Iden pihak perempuan juga menyatukan 2 keluarga besar dari etnis Kenyah dan Lundayeh di Malinau, Kalimantan Utara.
(*)
Penulis Mohammad Supri
| Lewat Pos Lintas Batas Negara, DPRD Malinau Dorong Sektor Pertanian Masuk di Perbatasan |
|
|---|
| Hanya Dua Calon Haji Malinau Diberangkatkan, Terdaftar Antrean Sejak 2014 |
|
|---|
| Sopir Logistik di Malinau Naik Haji, Menunggu Sejak 2014 Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
| Enam Speedboat Reguler di Kabupaten Malinau, Sumbang Puluhan Juta PAD pada Tahun 2025 |
|
|---|
| Pemenuhan Standar Layanan Ramah Anak Dikebut, Sasar 17 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit di Malinau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Tawek-Pikun-di-Malinau-20062024.jpg)