Berita Kaltara Terkini
Anggota DPRD Kaltara Aluh Berlian Ajak Eksekutif Bahas Program Makan Bergizi Gratis
Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, setiap daerah harus melaksanakan program nasional makan bergizi gratis, termasuk di Kalimantan Utara.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, setiap daerah harus melaksanakan program nasional makan bergizi gratis, termasuk di Kalimantan Utara ( Kaltara ).
Anggota DPRD Kaltara Hj Aluh Berlian menyatakan siap untuk mendorong pihak legislatif dan eksekutif di Kaltaa seegra membahas implementasi program makan bergizi gratis ini.
Aluh berlian justru ingin menyoroti terkait besaran anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat untuk program makan bergizi gratis, yang setiap porsinya hanya Rp 15 ribu.
“Saya tertarik dengan implementasi program makan bergizi gratis ini untuk dibahas lebih mendetail.
Karena berdasarkan apa yang disampaikan Pjs Gubernur Kaltara anggarannya hanya Rp 15 ribu per porsi,” kata Aluh Berlian, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Pemkab Nunukan Masih Tunggu Standar Harga Makan Bergizi Gratis dari Pusat, Menu Susu jadi Kendala
Berdasarkan paparan Pjs Gubernur Kaltara, Aluh menjelaskan untuk program makan bergizi gratis selisih anggarannya mencapai Rp 90 miliar per tahun.
Oleh karena itu, perlu segera ada pembahasan mengenai fasilitas anggaran tersebut utamanya di Pemprov Kaltara sebagai tim eksekutif program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini.
“Ternyata anggarannya yang masih dibutuhkan tidak sedikit, disampaikan masuknya nanti melalui APBD, sehingga perlu untuk kita lakukan pembahasan segera secara detail,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai unsur pemerintah daerah perlu melakukan pembahasan awal, termasuk melibatkan jajaran pemerintahan daerah level kabupaten/kota.
“Dengan adanya kebutuhan tambahan anggaran dan eksekusinya disebut mulai Februari 2025, apakah itu sudah dimasukkan APBD.
Kalaupun memang belum masuk di struktur APBD, harus segera dilihat kembali, bagaimana kemungkinan yang bisa diambil,” tandasnya.
Baca juga: Dukung Makan Bergizi Gratis, Wakil Ketua DPRD Kaltara Berharap Makanan yang Disajikan Bergizi
Untuk diketahui, Provinsi Kaltara telah melaksanakan ujicoba makan bergizi gratis di tiga daerah yakni Kabupaten Malinau, Nunukan dan Kota Tarakan.
Dari kegiatan ujicoba yang telah dilakukan diketahui besaran biaya yang dibutuhkan di setiap daerah berbeda-beda.
Misalnya di Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan sekitar Rp 20 ribu/porsi sedangkan di Kabupaten Malinau Rp 25 ribu/porsi.
(*)
| Delegasi Sabah Sebut Kolaborasi Blue Economy dengan Kaltara Perkuat Jalur Dagang di Perbatasn |
|
|---|
| Kolaborasi Kaltara–Sabah, Akademisi UI Dorong Maksimalkan Potensi Karbon Biru |
|
|---|
| Gubernur Kaltara Tanam Mangrove, Kolaborasi Sabah–Kaltara Dorong Blue Economy Lintas Negara |
|
|---|
| El Nino Godzila Landa Indonesia, BMKG Tanjung Harapan Sebut Tidak Berdampak di Kalimantan Utara |
|
|---|
| Tamara Moriska Dorong Penguatan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak di Kabupaten Nunukan |
|
|---|
