Berita Kaltara Terkini
Data BPS Tahun 2024, Jumlah Warung Makan dan Restoran di Kalimantan Utara Meningkat Drastis
Tahum 2024, BPS Kaltara mencatat pertumbuhan keberadaan warung makan dan restoran di Kalimantan Utara meningkat cukup signifikan.
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statis (BPS) Kaltara mencatat, jumlah warung makan dan restoran di Kalimantan meningkat signifikan pada 2024.
Dalam rilisnya yang disampaikan ke awak media pada akhir pekan kemarin, BPS Kaltara menyebutkan, jumlah warung makan dan restoran pada 2024, mengalami peningkatan kurang lebih 100 unit dibanding periode sama pada 2023 lalu.
Berdasarkan data di BPS Kaltara, jumlah rumah makan atau restoran pada 2024 mencapai 2.166 unit. Meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang berjumlah 1.262 restoran dan rumah makan.
Dalam catatan BPS juga, pada empat tahun terakhir terjadi kenaikan jumlah rumah makan dan restoran di Kaltara, yang cukup drastis. Pada 2021, terdata sebanyak 717 rumah makan/restoran. Kemudian pada 2022 terdata ada 1037.
Baca juga: Harga Kebutuhan Bahan Pokok Mahal, Pengelola Warung Makan di Malinau Terpaksa Naikkan Harga Jual
Kemudian pada 2023, terdata ada 1.236 restoran dan rumah makan, serta pada 2024 sebanyak 2.166 unit.
Kepala BPS Kaltara Mas'ud Rifai mengungkapkan, pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan Kuliner di Kalimantan Utara.
Selain itu, berkembangnya sektor pariwisata dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, turut berkontribusi terhadap naiknya permintaan terhadap warung makan dan restoran.
"Banyak pelaku usaha baru yang melihat sektor ini sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, sehingga mereka berani membuka usaha di berbagai lokasi strategis," ungkap Mas'ud, Sabtu (22/03/2025).
Sebagai informasi, rumah atau warung makan merupakan usaha jasa penyediaan makanan dan minuman yang dikonsumsi di tempat usahanya dan bertempat di bangunan tetap.
Baca juga: Selama Ramadan Warung Makan di Bulungan Boleh Berjualan, Diimbau Pasang Tirai Hormati Orang Berpuasa
Sementara itu, restoran memiliki karakteristik yang lebih lengkap, dengan pelayanan penyajian makanan dan minuman sesuai pesanan serta berada di bangunan permanen.
"Secara umum, pesatnya pertumbuhan jumlah warung makan dan restoran di Kalimantan Utara didorong oleh berbagai faktor. Seperti meningkatnya jumlah penduduk, bertambahnya satuan kerja pemerintah pusat, serta maraknya investasi yang masuk," urainya.
Selain itu, lanjut Mas'ud, dengan adanya pembangunan infrastruktur, aksesibilitas menuju wilayah di Kalimantan Utara yang semakin baik, juga menjadi faktor penyebabnya.
Ditambahkan, dari lima kabupaten / kota se Kaltara, Tarakan menempati jumlah terbanyak. Disusul kemudian Nunukan dan Bulungan yang hampir imbang jumlah rumah makan dan restorannya.
(*)
Penulis: Edy Nugroho
| El Nino Godzila Landa Indonesia, BMKG Tanjung Harapan Sebut Tidak Berdampak di Kalimantan Utara |
|
|---|
| Tamara Moriska Dorong Penguatan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak di Kabupaten Nunukan |
|
|---|
| Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie Dukung WFA ASN Tiap Jumat:Jangan Malah Dipakai Pergi ke Kebun |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Kaltara Hadiri Penyerahan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi |
|
|---|
| Anggaran Makan dan Minum DPRD Kaltara Viral, Sekwan Fandi: Kegiatan Bersama Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Restoran-di-Tanjung-Selor-24032025jpg.jpg)