Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Bicara soal Bonus Demografi Indonesia lewat Video Monolog, Wapres Gibran Cari Perhatian Publik?

Dinilai cari perhatian publik usai membuat video monolog tentang bonus demografi Indonesia, Wapres Gibran Rakabuming Raka banjir kritikan netizen.

Tayang:
KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati
VIDEO MONOLOG GIBRAN - Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka di DPRD Kota Solo, Senin (6/5/2024). Pengamat menilai video monolog Gibran soal bonus demografi bertujuan untuk mencari perhatian publik khususnya generasi muda. 

TRIBUNKALTARA.COM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, menuai sorotan publik usai tiba-tiba berbicara tentang bonus demografi Indonesia.

Dalam video monolog yang diunggah di YouTube pribadinya, anak sulung mantan Presiden Joko Widodo itu mengungkapkan pandangannya.

Menurut Gibran, Indonesia saat ini berada dalam momen yang sangat menentukan di tengah tantangan global, baik itu perang dagang, geopolitik, hingga perubahan iklim.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara besar tetap harus tumbuh, lincah, dan adaptif.

"Teman-teman, tantangan ini memang ada. Bahkan begitu besar, tapi yakinlah peluang kita juga jauh lebih besar," kata Gibran dalam video yang diunggah, Sabtu (19/4/2025).

Wapres Gibran Rakabuming Raka
WAPRES GIBRAN - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dari Kompas.com, Senin (21/4/2025). Unggahan video monolog Gibran di YouTube soal bonus demografi Indonesia tuai sorotan netizen. (KOMPAS.com/Labib Zamani)

Gibran mengatakan, lebih dari separuh atau sebanyak 208 juta penduduk Indonesia pada kurun 2030-2045 akan berada pada usia produktif.

"Sebuah kondisi yang terjadi hanya satu kali dalam sejarah peradaban sebuah bangsa. Kesempatan ini tidak akan terulang, di mana sekitar 208 juta penduduk kita akan berada di usia produktif," kata Gibran.

Gibran menilai, hal ini merupakan peluang besar dan kesempatan emas bagi Indonesia.

"Agar bukan menjadi sekadar bonus, bukan menjadi sekadar angka statistik yang fantastis, tapi sebagai jawaban untuk masa depan Indonesia," sambungnya.

Kakak dari Kaesang Pangarep itu mendorong generasi muda untuk menyiapkan diri, memiliki mimpi besar, dan keberanian membuat terobosan.

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk beradaptasi dan menjadi tonggak kemajuan.

"Karena penentu di era kompetisi saat ini bukan siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling cepat belajar, cepat beradaptasi, dan cepat memanfaatkan peluang," ujar Gibran.

Dalam video itu, Gibran juga membahas soal film Jumbo sebagai tanda era baru industri film animasi Indonesia.

"Akan ditayangkan di 17 negara Asia dan Eropa. Ini menjadi era baru industri animasi Indonesia," ujar Gibran.

Gibran mengatakan, pencapaian film Jumbo menjadi bukti kemampuan anak muda Indonesia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved