Minggu, 3 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Paus Fransiskus Wafat, Wasiat Pemimpin Umat Katolik: Serukan Perdamaian di Timur Tengah

Kabar duka datang dari Vatikan, Pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus wafat di usia 88 tahun, sempat beri wasiat perdamaian di Timur Tengah.

Tayang:
ARSIP - Instagram / @franciscus
PAUS FRANSISKUS WAFAT - Paus Fransiskus saat memberi berkat dari Basilika Santo Petrus, Vatikan. Paus Fransiskus wafat di usia 88 tahun, sehari setelah perayaan Minggu Paskah, Senin (21/4/2025). (ARSIP - Instagram / @franciscus) 

TRIBUNKALTARA.COM - Kabar duka datang dari Vatikan, Pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus wafat di usia 88 tahun, Senin (21/4/2025).

Vatikan telah mengonfirmasi Paus Fransiskus wafat setelah dirawat di rumah sakit karena penyakit pneumonia.

"Paus Fransiskus meninggal pada Senin Paskah, 21 April 2025, pada usia 88 tahun di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan," tulis media sosial Vatikan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Paus yang bernama lengkap Jorge Mario Bergoglio itu diserang penyakit yang membuat kondisi kesehatannya menurun.

Sempat berkunjung ke Indonesia pada tahun 2024 lalu, beberapa bulan kemudian, Paus Fransiskus mendapat perawatan intensif akibat penyakitnya pneumonia dan infeksi pernapasan yang kompleks.

Paus Fransiskus telah memimpin Gereja Katolik Roma sejak 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI.

Ia mendapat pujian di kalangan progresif karena membuat Gereja lebih inklusif dalam retorika dan praktik.

PAUS FRANSISKUS WAFAT - Paus Fransiskus ketika dalam kondisi sehat memimpin Misa di Vatikan beberapa tahun lalu. Paus Fransiskus wafat di usia 88 tahun setelah berjuang melawan penyakit kompleks, Senin (21/4/2025). (ARSIP - Instagram / @franciscus)
PAUS FRANSISKUS WAFAT - Paus Fransiskus ketika dalam kondisi sehat memimpin Misa di Vatikan beberapa tahun lalu. Paus Fransiskus wafat di usia 88 tahun setelah berjuang melawan penyakit kompleks, Senin (21/4/2025). (ARSIP - Instagram / @franciscus) (ARSIP - Instagram / @franciscus)

Baca juga: Paus Fransiskus Minta Umat Katolik Indonesia Bangun Peradaban Perdamaian

Menurut laporan Vatikan, Paus Fransiskus sebenarnya telah menulis surat pengunduran diri tak lama setelah terpilih sebagai Paus.

Surat tersebut dibuat untuk berjaga-jaga jika masalah kesehatan menghalanginya menjalankan tugasnya sebagai pemimpin umat Katolik dunia.

Sempat beri berkat Urbi et Orbi

Pada Paskah 2025, Paus Fransiskus diketahui sempat memberi berkat rbi et Orbi kepada kota dan dunia dari Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Paus meminta umat Katolik merenungkan Kebangkitan Kristus yang telah menang melawat kejahatan dan maut.

"Kejahatan belum hilang dari sejarah, itu akan tetap ada hingga akhir, tetapi itu tidak lagi berkuasa, itu tidak lagi memiliki kekuatan atas mereka yang menerima rahmat hari ini karena kebangkitan Kristus," kata Paus Fransiskus dalam pesannya yang dibacakan oleh Uskup Agung Diego Ravelli, Master of Pontifical Liturgical Celebrations.

PAUS FRANSISKUS WAFAT - Paus Fransiskus memberi berkat jelang Natal di Vatikan, Minggu (22/12/2024). Paus kelahiran Argentina ini wafat sehari setelah perayaan Minggu Paskah, Senin (21/4/2025). (ARSIP - Instagram / @franciscus)
PAUS FRANSISKUS WAFAT - Paus Fransiskus memberi berkat jelang Natal di Vatikan, Minggu (22/12/2024). Paus kelahiran Argentina ini wafat sehari setelah perayaan Minggu Paskah, Senin (21/4/2025). (ARSIP - Instagram / @franciscus) (ARSIP - Instagram / @franciscus)

Baca juga: Devosi Kebangsaan: Paus Fransiskus Berdoa kepada Patung Maria Bunda Segala Suku

Wasiat Perdamaian di Timur Tengah

Sebelum wafat, Paus Fransiskus sempat menyerukan perdamaian di Timur Tengah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved