Berita Tarakan Terkini
Dinkes Tarakan Rutin Tiap Minggu Pantau Kasus Covid-19, Masyarakat Tetap Diimbau Waspada
Antisipasi penyebaran Covid-19 di Tarakan, Dinkes Tarakan lakukan pemantauan tiap minggu di Tarakan Kalimantan Utara, nihil ditemukan.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Dinkes Tarakan telah menerima Surat Edaran kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 dari Kemenkes melalui DirjenDirjen Penanggulangan Penyakit. Tiap minggu melakukan pantauan tiap minggu di Tarakan Kalimantan Utara.
Kepala Dinkes Tarakan, dr Devi Ika Indriart mengaku, Surat Edaran dari Kemenkes soal kewaspadaan Covid-19 sudah diberlakukan sejak lam. Oleh karena itu, Dinkes Tarakan telah lakukan pemantauan terhadap wabah penyakit menular di Tarakan Kalimantan Utara.
"Pemantauannya kita dari dulu sudah kerjakan. Pemantauan yang setiap minggu itu kita kumpulkan setiap hari Selasa itu, jadi itu penyakit-penyakit yang berpotensi untuk wabah atau kejadian luar biasa, dan juga penyakit-penyakit menular yang peningkatannya itu signifikan, itu pasti kami pantau dan kami harus laporkan," ungkap drDevi Ika Indriarti.
Ia mengatakan, jika melihat kasus Covid-19 ini di Indonesia sebenarnya tidak meningkat, dan justru turun kasusnya. Hanya saja, di negara tetangga, terjadi peningkatan kasus sehingga keluarlah Surat Edaran kewaspadaan terhadap Covid-19 tersebut.
Baca juga: Kemenkes Keluarkan Surat Waspada Covid-19, Wali Kota Tarakan Imbau Masyarakat Jangan ke Luar Negeri
"Surat Edaran itu kan bersama-sama dengan penyakit menular lainnya, seperti ILI-SARI, pnemonia, kemudian Covid-19. Itu semua memang penyakit yang memang sekarang dipantau. Karena di negara tetangga kita meningkat, berarti kita juga harus melakukan pemantauan, jangan sampai kita tenang-tenang saja, kewaspadaan kita berkurang, tau-taunya penyakit itu masuk ke Indonesia," urainya.
Menurutnya, apabila penyakit menulai itu masuk ke Indonesia dengan tipe yang sama, khawatirnya nanti kejadian seperti kemarin.
"Kita kan menghadapi wabah endemi ini kam sangat luar biasa ya, menguras tenaga kita, kemudian kita nggak bisa ke mana-mana," urainya.
Sehingga langkah yang bisa dilakukan saat ini, tetap melakukan kewaspadaan. Kepada masyarakat diimbau jangan panik, namun tetap membaca memantau arahan dari Kementerian Kesehatan. Kemudian tetap berperilaku hidup bersih dan sehat, melaksanakan 3M yang penting.
"Selain mencuci tangan, menjaga kebersihan, kemudian menjaga jarak, kemudian di tempat-tempat yang tertentu, misalnya kalau kita sakit, itu jangan pergi ke tempat-tempat yang banyak masyarakat, banyak kerumunan, jangan pergi ke sana, lalu kita nggak pakai masker. Kalau kita tahu sudah sakit tinggal di rumah, tapi kalau memang perlu sekali pergi, pergi dengan memakai masker, jadi kita tidak menularkan, seperti itu ya," tegasnya.
Baca juga: Dinkes Bulungan Kaltara Siaga Hadapi Lonjakan Covid-19, Kadinkes Ungkap Stok Rapid Test Terbatas
Ia melanjutkan lagi, walaupun misalnya hanya flu biasa, tetap harus bisa menjaga diri dan orang lain yang ada di sekitar.
Dari sisi pantauan lanjutnya, sampai saat ini kasus masih nihil temuan di Tarakan. Begitu juga pantauan per mingguan yang dilaksanakan.
Upaya lain dari Dinkes untuk kewaspadaan, maka pihaknya juga mengingatkan ke puskesmas jika ada satu penyakit ditemukan selain Covid-19.
Semua penyakit berpotensi untuk kejadian luar biasa atau wabah, terus kemudian penyakit-penyakit menular, yang terjadi peningkatan yang signifikan, maka langkahnya pasti dilakukan pemeriksaan.
" Jadi kita biasanya kalau misalnya ada penyakit seperti itu, kita lakukan pemeriksaan sampel, pengiriman sampel, seperti itu. Jadi untuk memastikan apakah itu yang benar penyakit itu atau bukan," tegasnya.
Ia melanjutkan berkaitan kasus yang terjadi di Malaysia sebenarnya jika dilihat berdasarkan informasi terjadi peningkatan kasus. Tapi kalau dibandingkan dengan yang dulu, sebenarnya tidak sebanyak kasus dulu hanya ada terjadi peningkatan kasus.\
"Kalau dari Kementerian Kesehatan juga menyampaikan, kalau di Indonesia di tahun 2025 ini terjadi penurunan kasus," tukasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
Dinkes Tarakan
Surat Edaran
Covid-19
Tarakan
Kalimantan Utara
dr Devi Ika Indriarti
pemantauan
penyakit menular
TribunKaltara.com
| Malinau dan Bulungan Berpotensi Terjadi Curah Hujan Tinggi, BMKG Imbau Masyarakat Waspada |
|
|---|
| Sepanjang Tahun 2025 PMK Tarakan Tangani 59 Kasus Kebakaran dan 535 ODNK, Call Center 112 |
|
|---|
| Hingga Desember 2025, Hanya 6.132 KPM di Tarakan yang Telah Dibayarkan BLTS, Begini Penyebabnya |
|
|---|
| Besok Puncak Arus Balik Pasca Nataru, Tiga Kapal Tiba di Pelabuhan Malundung Tarakan, Cek Jadwalnya |
|
|---|
| Pelni Tarakan Pastikan Dua Kapal Mampu Akomodir Lonjakan Penumpang saat Nataru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Kepala-Dinkes-Tarakan-dr-Devi-04062025jpg.jpg)