Berita Bulungan Terkini
Wisata Kuliner Unik di Pasar Rakyat Lembah Bambu Tanjung Selor Bulungan, Belanja Pakai Uang Bambu
Ada yang unik di Pasar Rakyatdi tengah hutan Lembah Bambu di Desa Gunung Sari, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara. Belanja pakai uang bambu.
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Pasar Rakyat ini berada di Tengah Hutan, dan dikelilingi rimbun pohon. Dengan suasana yang begitu alami, pengunjung bisa berbelanja berbagai macam penganan yang dijajakan para pedagang.
Sistem jual belinya unik. Jika biasanya bertransaksi dengan uang. Di Pasar Rakyat Lembah Bambu ini, pengunjung membayar dengan bilah bambu kecil yang dijadikan sebagai alat transaksi, pengganti uang.
Ya. Pasar Rakyat Lembah Bambu berada di sebuah hutan kecil di belakang pondok pesantren Fatimah Az-Zahra di Desa Gunung Sari, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara.
Jika ingin berkunjung ke Pasar Rakyat ini, satu-satunya akses melewati gerbang pondok pesantren Fatimah Az-Zahra.
Baca juga: Kondisi Bangunan Pasar Rakyat Tanjung Selor Bulungan Kaltara Kumuh Usai Ditinggal Para Penghuninnya
Aksesnya cukup mudah. Dari pusat kota Tanjung Selor atau ibukota Kalimantan Utara, untuk pergi ke Pasar Rakyat Lembah Bambu bisa ditempuh kurang lebih 30 menit.
Dari jalan poros, memasuki kawasan pesantren sejauh kurang lebih 1 kilometer masih dengan kondisi jalan tanah. Namun lumayan bagus, mobil dapat masuk hingga depan pesantren.
Lembah Bambu dinamakan demikian. Penamaan ini, seperti disampaikan CEO Lembah Bambu, Jimmy Nasroen, karena berada di kawasan lembah yang konon di situlah banyak pohon bambu ditemukan.
"Namun kini sudah banyak berkurang pohon bambunya. Dan sejak 2020 kembali kita tanam. Bahkan kepada anak-anak mahasiswa yang sering ke sini, selalu saya minta untuk menanam bambu," kata Jimmy ditemui di Lembah Bambu, Sabtu (14/06/2025).
Selain rimbun, asri dan nyaman untuk berekreasi, di kawasan ini juga disediakan fasilitas outbound, hingga flying fox.
Baca juga: Tak Lagi Tempati Pasar Rakyat, Kini Pasar Subuh Bulungan Kaltara Kembali Direlokasi Ke Lokasi Awal
Sementara yang ingin menikmati jajanan, banyak tersedia berbagai penganan. Baik yang tradisional, hingga kopi ala kafe juga ada.
Namun untuk jajan, sebelum memasuki pasar rakyat, pengunjung harus terlebih dahulu menukar uangnya dengan bilah bambu. Karena di pasar ini alat tukarnya pakai uang bambu.
"Ini biar kesan tradisionalnya ada. Dan lebih menarik," kata Jimmy lagi.
Dari mulai nasi bakar, aneka jajanan pasar tradisional, crepes, nasi goreng, dan masih banyak lagi yang tersedia.
Kawasan ini cocok untuk menjadi rekomendasi, destinasi wisata berbasis kebudayaan dan kearifan lokal yang unik.
Untuk menarik pengunjung, di kawasan lembah bambu ini sering diadakan even. Menariknya lagi, bukan even hiburan semata. Namun justru even-even yang lebih mendidik, seperti diskusi publik dan sejenisnya, dengan melibatkan para mahasiswa.
Pasar Rakyat
Tengah Hutan
pengunjung
berbelanja
pedagang
Lembah Bambu
Tanjung Selor
Bulungan
Kalimantan Utara
pesantren
Kuliner
uang
bambu
TribunKaltara.com
| Bupati Bulungan Syarwani Raih TOP Pembina BUMD 2026, Perumda Danum Benuanta Sabet Bintang 5 |
|
|---|
| Harga Plastik Naik, Pedagang UMKM di Tanjung Selor Bulungan Menjerit, Untung Kian Menipis |
|
|---|
| Daftar Pejabat dan OPD yang Wajib Masuk Kantor saat WFA di Bulungan Kaltara |
|
|---|
| Intip Profil Jason, Pemeran Yesus Kristus di Perayaan Jumat Agung Gereja Katedral Tanjung Selor |
|
|---|
| Data Pemilih di Kabupaten Bulungan Naik 2.165 Orang, Kecamatan Tanjung Selor Paling Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Pasar-Rakyat-14062025jpg.jpg)