Mahasiswa Kaltara Demo Polisi
Kapolres Tarakan Terima Massa Aksi, Siap Laksanakan Tes Urine Bagi Personel
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin Syahputra Manik sambut baik aspirasi mahasiswa yang menyoroti kinerja polisi, janji bakal tes urine personel.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Kapolres Tarakan menyambut kedatangan massa aksi yang long march dari persimpangan empat GTM menuju Mako Polres Tarakan sore tadi, Kamis (17/7/2025).
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin Syahputra Manik mengungkapkan sejak pagi tadi sudah menerima kedatangan tokoh adat dan tokoh pemuda memberikan dukungan terkait kebijakan Kapolda Kaltara dalam memberikan ketegasan pemberantasan narkotika melibatkan internal.
Kemudian berlanjut kedatangan mahasiswa yang menyampaikan petisi dan sudah diterima Polres Tarakan.
Polres Tarakan, kata AKBP Erwin Syahputra Manik, sangat menghormati UU tentang penyampaian pendapat di muka umum sebagaimana dilaksanakan mahasiswa dalam massa aksi.
Baca juga: BREAKING NEWS Demo Mahasiswa Kaltara Soroti Kinerja Polisi, Minta Semua Personel Dites Urine
AKBP Erwin Syahputra Manik melanjutkan, ada beberapa poin isi petisi yang menjadi koreksi dan saran masukan bagi Polres Tarakan untuk bisa lebih berhati-hati dan profesional lagi dalam menjalani tugas khususnya pelayanan ke masyarakat.
"Apalagi Tarakan cukup rawan untuk aksi peredaran narkotika dan kami juga beberapa kali pengungkapan. Kami juga menekankan secara internal jangan sampai terlibat khususnya di Polres Tarakan," ungkap AKBP Erwin Syahputra Manik.
Kapolres tak segan menegaskan kembali aturan dan sanksi terhadap personel yang terlibat kasus narkotika. Sanksi terberat dipecat secara kode etik.
Terkait tes urine, Kapolres Tarakan menyambut baik dan mengapresiasi masukan dari mahasiswa.
"Mulai besok akan tes urine karena saya cek ketersediaan belum mencukupi seluruh anggota maka kita lakukan random kepada anggota. Apabila anggota ditemukan maka kami akan laksanakan sesuai aturan," jelas AKBP Erwin Syahputra Manik.
Sementara itu, terkait penanganan kasus peredaran narkotika yang melibatkan anggota polisi di Kaltara belum lama ini, Kapolres berpendapat hal tersebut merupakan bentuk ketegasan Polri.
"Kita tinggal kawal baik dari masyarakat dan mahasiswa silakan mengawal bagaimana prosesnya, yang jelas yang bersangkutan sudah diproses secara hukum pidana setelah itu nanti dilanjutkan hukum kode etik yang berlaku di kepolisian. Kita kawak bersama," tegasnya.
Baca juga: 3 Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit Tanjung Selor, Unjuk Rasa di Polda Kaltara Berujung Ricuh
Polres Tarakan, kata dia, sudah melakukan upaya agar personel tak terlibat narkotika, salah satunya rutin melaksanakan tes urine.
"Kita sudah lihat banyaknya korban yang seperti saat ini. Selumit Pantai juga sudah jadi program kita bagaimana mengubah peradaban di sana dan layanan aduan 110 Polri dan nomor WA dibuka jika masyarakat ingin melapor," pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
Kapolres Tarakan
AKBP Erwin Syahputra Manik
mahasiswa
demonstrasi
tes urine
Polres Tarakan
Tarakan
narkotika
| Kondisi Terkini Mahasiswa Terbakar Saat Unjuk Rasa di Mapolda Kaltara, Masih Harus Rawat Inap |
|
|---|
| KAHMI Minta Kapolda Kaltara Usut Tuntas Insiden 3 Anggota HMI Alami Luka Bakar, Saat Unjuk Rasa |
|
|---|
| Alami Luka Bakar Grade 2 saat Demonstrasi di Polda Kaltara, Tubuh Mahasiswa Ini Masih Bergetar |
|
|---|
| Korpres KAHMI Bulungan Aryono Putra Kecam Tindakan Aparat saat Tangani Demo di Mapolda Kaltara |
|
|---|
| Aksi Mahasiswa Padati Simpang GTM, Satlantas Polres Tarakan Kerahkan 60 Personel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Kapolres-Tarakan-sambut-massa-aksi-170725.jpg)