Kaltara Dilanda Cuaca Panas
Kaltara Dilanda Panas Terik, Suhu Udara Tembus 35 Derajat Celcius, BMKG Imbau Gunakan Sunscreen
BMKG imbau warga gunakan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan, Kaltara dilanda panas terik, suhu udara tembus 35 derajat celcius.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Cuaca panas menyengat sedang melanda Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Harapan mencatat suhu udara di wilayah ini mencapai angka 34 hingga 35 derajat Celcius dalam beberapa hari terakhir.
Forecaster BMKG Tanjung Harapan, Farid Hardiansyah, menjelaskan panas terik ini masih akan berlangsung selama 2–3 hari ke depan, meskipun Kaltara dikenal sebagai wilayah dengan musim hujan sepanjang tahun.
"Inilah yang membuat udara terasa lebih kering dan lebih panas," ujarnya, Kamis (24/7/2025).
Penyebab utama meningkatnya suhu ini adalah pengaruh siklon tropis dari wilayah Filipina.
Siklon tersebut menarik uap air di sekitar Kalimantan Utara, membuat tutupan awan menjadi lebih terbuka.
Akibatnya, sinar matahari lebih banyak menembus langsung ke permukaan bumi.
Meskipun suhu tersebut belum masuk kategori ekstrem—karena ekstrem ditetapkan di atas 36 derajat Celcius—BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap dampak paparan sinar matahari langsung.
Baca juga: BMKG Prakirakan Cuaca di Bulungan Cerah Sepanjang Hari Ini, Suhu Udara Capai 32 Derajat Celcius
"Suhu maksimum saat ini diperkirakan di kisaran 35 derajat Celcius. Kami imbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar menggunakan sunscreen atau pelindung UV untuk menjaga kesehatan kulit," ungkap Farid.
Ia juga menegaskan, Kalimantan Utara masuk dalam Zona Satu Musim, yakni musim hujan sepanjang tahun. Artinya, pembagian musim seperti di wilayah lain di Indonesia tidak berlaku sepenuhnya di sini.
"Secara umum, tidak ada musim kemarau di sebagian besar wilayah Kaltara, kecuali beberapa daerah seperti Pulau Sebatik, Pulau Nunukan, dan sebagian wilayah Tanjung Palas Timur," jelasnya.
Berdasarkan analisis selama 30 tahun terakhir, tidak ditemukan pola curah hujan rendah yang konsisten dalam tiga periode sepuluh harian berturut-turut—syarat yang umumnya digunakan untuk menentukan musim kemarau.
BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, menjaga hidrasi tubuh, dan melindungi diri dari paparan sinar UV di tengah cuaca panas yang terjadi di wilayah tropis ini.
(*)
Penulis: Desi Kartika Ayu Nuryana
| Cuaca Panas Terik, BPBD Kaltara Ingatkan Warga untuk Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan |
|
|---|
| BMKG Catat Suhu Panas Kaltara Tertinggi di Indonesia, Capai 36 Derajat Celcius, Fenomena Apa? |
|
|---|
| Cuaca Panas Terik Siang Hari di Malinau Kaltara, BPBD Imbau Warga Waspadai Pemicu Karhutla |
|
|---|
| Cuaca Panas, BPBD Kaltara Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Karhutla |
|
|---|
| Sengatan Suhu Panas di Kaltara Sampai Kapan? BMKG Bilang Begini |
|
|---|
