Libur Desember 2020, Pemudik di Malinau Capai 1.806 Orang dalam Sepekan, Wajib Rapid Test

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, Muhamad Kadri saat ditemui TribunKaltara.com di Kantor Dinas Perhubungan, Gedung Gabungan Dinas Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. (TribunKaltara.com/Mohammad Supri)

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Lebih Sepekan berlalu sejak Operasi Lilin Kayan 2020 digelar di Kabupaten Malinau .

Operasi tersebut bertujuan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Malinau .

Selain itu, melalui 3 pos pelayanan di Kabupaten Malinau , personel gabungan turut mendata pengguna jasa untuk memantau arus mudik.

Tiga pos pelayanan tersebut antara lain Bandara Kol RA Bessing Malinau , Pelabuhan kapal cepat (speed boat) dan UPTD Terminal kecamatan Malinau Kota.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Malinau, John Felix Rundupadang: Isolasi 14 Hari Jadi Vaksin Terbaik

Baca juga: Operasi Lilin Kayan 2020, Jelang Malam Tahun Baru Polres Malinau akan Razia Miras dan Kembang Api

Baca juga: Jhonny-Muhrim Gugat Hasil Pilkada, KPU Malinau Tunggu Pemberitahuan Resmi Mahkamah Konstitusi

Selama sepekan pelaksanaan Operasi Lilin Kayan 2020 tersebut, mulai Senin (21/12/2020), hingga Minggu (27/12/2020), jumlah pengguna jasa transportasi di Malinau mencapai 1.806 penumpang.

Dengan rincian, jumlah pengguna jasa pelayaran di Pelabuhan Speedboat Malinau sebanyak 1.078 penumpang,

Pengguna jasa penerbangan di Bandara Kol RA Bessing berjumlah 438 penumpang, dan sebanyak 290 pengguna jasa perjalanan di UPTD Terminal Malinau Kota.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, Muhamad Kadri mengatakan sesuai surat edaran Bupati Malinau, setiap armada diwajibkan untuk memeriksa kelengkapan administrasi calon penumpang.

Pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan diwajibkan menunjukkan surat keterangan nonreaktif hasil Rapid Test atau negatif hasil PCR tes.

"Tiap calon penumpang kita wajibkan punya surat keterangan negatif atau nonreaktif hasil pemeriksaan Covid-19," ujar Muhammad Kadri saat ditemui TribunKaltara.com di Kantor Dishub Malinau, Selasa (29/12/2020).

Halaman
12