Berita Tarakan Terkini

Pembahasan UMK Tarakan 2023 Dimulai Hari Ini, Seluruh Unsur Depeko Hadir

Penulis: Andi Pausiah
Editor: Junisah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pertemuan bersama Depeko membahas penentuan UMK Tarakan tampak dihadiri perwakilan lengkap baik dari serikat buruh atau pekerja dan juga dihadiri Apindo,yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Tarakan.

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Selasa (29/11/2022) siang ini, pembahasan Upah Minimum Kota atau  UMK Tarakan 2023, oleh Depeko di Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Tarakan dilaksanakan.

Kegiatan pembahasan UMK Tarakan 2023 dimulai pukul 11.00 WITA sampai saat ini masih terus berlangsung. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Tarakan, Agus Sutanto mengungkapkan pembahasan UMK Tarakan 2023 ini masih akan terus berlanjut. Tahapannya sejak awal sudah ada disampaikan tata tertib (tatib) dan sudah disepakati semua.

“Dari peserta tim hadir semua dari 9 perwakilan atau unsur disebut 9 anggota Depeko hadir semua,” ujar Agus Sutanto kepada TribunKaltara.com, Selassa (29/11/2022) siang.

Baca juga: Penetapan UMK Tarakan 2023 akan Dilakukan 7 Desember 2022, Perhitungan Sesuai Permenaker 18/2022

Di antaranya ada pemerintah, pengusaha, serikat pekerja, kemudian dari BPS dan unsur lainnya. Sebelum ishoma tahapannya lanjut Agus Sutanto, pihaknya sudah memaparkan dasar dari penentuan UMK Kota Tarakan.

“Kemudian kami meminta pendapat dari serikat buruh atau pekerja dan mereka menerima menyilakan sesuai dengan permintaan pemerintah. Kemudian, dari beberapa pengusaha, ada beberapa pendapat juga,” ujarnya.

Selanjutnya, masing-masing unsur lainnya seperti akademisi dan BPS turut memaparkan data terkait indikator penentuan UMK Tarakan 2023 termasuk indeks serta rumusnya.
Sampi pukul 13.00 WITA, nominal UMK Tarakan 2023 belum dibahas dalam pertemuan karena peserta atau perwakilan yang hadir harus ishoma.

Baca juga: Tetapkan UMK Tarakan 2023, Disnaker Tarakan akan Libatkan Tiga Pihak, Dibahas Minggu Ketiga November

“Nominal disepakati belum. InsyaAllah habis ishoma ini, untuk memasukkan dalam rumusnya juga belum. Karena perhitungan ini, harus ada data dipaparkan dari BPS. Bukan data dari yang lain, kita tidak bisa bawa data sendiri, jadi semua data dari BPS,” tegasnya.

Kemudian lanjutnya, dasar penentuan UMK mengikuti Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023. Itu juga sesuai amanah Menteri Tenaga Kerja saat pertemuan Zoom bahwa untuk UMK di 2023 berdasarkan Permenaker Nomor 18.

Pertemuan bersama Depeko membahas penentuan UMK Tarakan tampak dihadiri perwakilan lengkap baik dari serikat buruh atau pekerja dan juga dihadiri Apindo,yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Tarakan. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

“Dan sudah ditegaskan Provinsi Kalimantan Utara. Jadi hari ini masih berlanjut dan akan kami update perkembangannya,” pungkas Agus Sutanto kepada TribunKaltara.com.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Berita Terkini