DPRD Kaltara
Tenaga Kerja Lokal Terancam jadi Penonton, DPRD Kaltara Desak Pemprov dan Perusahaan Gerak Cepat
Mengingat Proyek Strategis Nasional (PSN), yang seharusnya wajib untuk melibatkan para tenaga kerja lokal di Kaltara sendiri.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM TANJUNG SELOR – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Herman, mengingatkan pemerintah daerah dan perusahaan agar tidak mengabaikan peluang besar penyerapan tenaga kerja lokal, terutama di tengah geliat pembangunan kawasan industri hijau di Mangkupadi Tanjung Palas Timur, Bulungan, Kaltara.
Apalagi mengingat ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), yang seharusnya wajib untuk melibatkan para tenaga kerja lokal di Kaltara sendiri.
Oleh sebab itu, Herman menyoroti pentingnya keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) yang menurutnya harus benar-benar difungsikan untuk menjawab kebutuhan keterampilan di lapangan.
“BLK ini nantinya bisa memberikan pelatihan berbasis kebutuhan. Apa yang dibutuhkan oleh proyek, di situlah kita latih. Jadi tenaga kerja lokal bukan hanya diprioritaskan, tapi juga siap pakai,” ujarnya.
Baca juga: APBD Kaltara Diprediksi Anjlok ke Rp 2,2 Triliun, DPRD Warning Risiko Perlambatan Pembangunan 2026
Menurutnya, instruksi pemerintah pusat tentang prioritas tenaga kerja lokal memberikan ruang besar bagi masyarakat Kaltara untuk terlibat langsung dalam pembangunan.
Namun tanpa komitmen kuat dari pemerintah daerah maupun perusahaan, peluang itu hanya akan menjadi formalitas.
“Kami di legiatif tetap mendorong agar Pemprov memanfaatkan peluang ini. Jangan sampai tenaga kerja lokal terabaikan atau dianggap tidak siap. Justru kita harus menyiapkan mereka, baik dari segi kemampuan maupun sertifikasi,” tegas Herman.
Ia juga meminta perusahaan besar yang beroperasi di Kaltara, termasuk PT KIPI, untuk membangun sinergi lebih kuat bersama pemerintah daerah dalam menyiapkan dan menyerap tenaga kerja lokal.
Baca juga: Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Inovasi Karya Mahasiswa UBT di Ajang Borneo Edu Fest
Herman menegaskan bahwa isu ini bukan hanya bicara soal angka penyerapan tenaga kerja, melainkan menyangkut masa depan masyarakat lokal di tengah pembangunan besar-besaran di wilayah Mangkupadi.
“Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi juga tanggung jawab sosial. Tenaga kerja lokal jangan diabaikan, jangan sampai hanya jadi penonton di daerahnya sendiri,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu Nuryana
Proyek Strategis Nasional
Tanjung Palas Timur
Balai Latihan Kerja
tenaga kerja
DPRD Kaltara
Ketua DPRD Kaltara
Achmad Djufrie
Sekwan DPRD Kaltara
Kalimantan Utara
Mohammad Pandi
| Komisi II DPRD Kaltara Soroti Pengawasan Karantina Hewan dan Tumbuhan di Perbatasan |
|
|---|
| DPRD Kaltara Sampaikan 21 Rekomendasi untuk Gubernur dalam Paripurna LKPj 2025 |
|
|---|
| Kebut Ranperda Literasi, Ketua Pansus IV DPRD Kaltara Soroti Sertifikasi Profesi Pelaku Perbukuan |
|
|---|
| DPRD Kaltara Dorong Percepatan Proyek Kereta Api, Perlu Sinergi Lintas Instansi |
|
|---|
| DPRD Kaltara tak Tinggal Diam, Perketat Pengawasan Distribusi BBM di Bulungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Progres-pembangunan-kawasan-industri-hijau-di-Mangkupadai.jpg)