Berita Bulungan Terkini

Kisah Mistang Sukseskan Pemilu di Bulungan, tak Kenal Tanggal Merah hingga Kadang Tidak Bertemu Anak

Simak kisah kisah Mistang (39) anggota KPU Bulungan, dalam menyukseskan pemilihan umum atau Pemilu di Kabupaten Bulungan, Kaltara.

|
Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM
SUKSESKAN PEMILU - Komisioner KPU Bulungan, Mistang, saat ditemui TribunKaltara.com di kantornya pada Rabu 27 Agustus 2025.  Simak kisah kisah Mistang (39) anggota KPU Bulungan, dalam menyukseskan pemilihan umum atau Pemilu di Kabupaten Bulungan,  Kaltara. 

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut ini kisah Mistang (39), dalam bertugas menyukseskan pemilihan umum atau Pemilu di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Mistang saat ini jabat komisioner KPU Bulungan.

KPU adalah singkatan dari Komisi Pemilihan Umum, yaitu lembaga negara yang bertugas menyelenggarakan pemilihan umum di Indonesia. 

Lembaga KPU itu bersifat mandiri, artinya tidak berada di bawah pengaruh pemerintah, partai politik, atau lembaga lain mana pun.

KPU Bulungan sendiri tugasnya menyelenggarakan pemilihan umum khusus di Bulungan.

Saat ini KPU Bulungan berkantor sementara di Gedung Dome Centre, Jl Jelarai, Bulungan.

Pasalnya kantor KPU Bulungan di Jl Ulin, Tanjung Selor, tengah direnovasi.

"Ini periode kedua saya di KPU Bulungan.

Saya mulai jadi anggota KPU Bulungan itu sejak 2019.

Saya di Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi," kata Mistang, saat ditemui TribunKaltara.com pada Rabu 27 Agustus 2025 siang.

 

Komisioner KPU Bulungan, Mistang, saat ditemui TribunKaltara.com di kantornya
SUKSESKAN PEMILU - Komisioner KPU Bulungan, Mistang (dua dari kiri) saat ditemui TribunKaltara.com di kantornya pada Rabu 27 Agustus 2025. Simak kisah kisah Mistang (39) anggota KPU Bulungan, dalam menyukseskan pemilihan umum atau Pemilu di Kabupaten Bulungan,  Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM)

 

Baca juga: Cerita Aldi, Pria Makassar yang Jualan Asinan di Tanjung Selor, Raup Cuan Jutaan

 

Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi yang dipimpin Mistang itu, bertugas mengelola data pemilih, sistem informasi, hingga perencanaan kegiatan pemilu.

Pria kelahiran Sebatik 8 November 1985 itu, di periode pertamanya juga di Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi.

Ayah tiga anak itu bilang, sejak kuliah memang sudah tertarik dengan dunia kepemiluan.

Bahkan dirinya mengaku dulu ikut terlibat dalam pemilihan pimpinan di lembaga kemahasiswaan.

"Waktu zaman kuliah saya memang aktif di berbagai organisasi.

Saya lihat, KPU modal awalnya yang harus dimiliki salah satunya adalah jiwa sosial.

Selain itu, kita harus bisa berinteraksi dengan orang atau kelompok lain.

Makanya bekal di dunia kampus itulah yang membuat saya tertarik ikut gabung ke dunia penyelenggara Pemilu," ujar suami dari Gusna tersebut.

Enam tahun jadi anggota KPU Bulungan, Mistang bilang ada banyak suka dan dukanya.

Terutama saat memasuki tahapan pemiihan umum.

Baik Pilkada, Pileg, hingga Pilpres.

"Dulu saya pernah kerja di perbankan, saat itu lebih banyak di kantor.

Nah di KPU Bulungan ini kan kita banyak turun ke lapangan, hingga bertemu dan interaksi dengan banyak orang.

Sekarang saya sudah tahu daerah-daerah di Bulungan ini, misalnya di Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Barat, Sekatak, dan lainnya," tambah Mistang.

 

Komisioner KPU Bulungan, Devisi Informasi dan Data, Mistang (TribunKaltara.com / Desi Kartika)
SUKSESKAN PEMILU - Komisioner KPU Bulungan, Devisi Informasi dan Data, Mistang. Simak kisah kisah Mistang (39) anggota KPU Bulungan, dalam menyukseskan pemilihan umum atau Pemilu di Kabupaten Bulungan,  Kaltara. (TribunKaltara.com / Desi Kartika) (TribunKaltara.com / Desi Kartika Ayu Nuryana)

 

Baca juga: Triwulan II Tahun 2025, KPU Bulungan Tetapkan Data Pemilih Berkelanjutan Ada 114.219 Orang

 

Mistang mengaku senang juga, karena bisa ketemu dan bersosialisasi dengan banyak orang baru, selama tugas di KPU Bulungan.

Soal dukanya, sulung dari lima bersaudara itu bilang harus jauh dari keluarganya yang ada di Sebatik.

Sebatik adalah pulau yang ada di Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Pulau Sebatik itu, berbatasan langsung dengan negara Malaysia.

"Ada rasa haru juga saat berada di Bulungan, jauh dari keluarga besar yang ada di Sebatik.

Setelah semakin lama di Bulungan, sudah seperti biasa lagi, karena orang-orang yang ada di kantor, sudah seperti keluarga," ujar pria bergelar Sarjana Komunikasi itu.

Bukan hanya itu, Mistang juga beber bertugas di KPU Bulungan saat tahapan Pemilu, seperti tak mengenal tanggal merah.

Pasalnya di akhir pekan pun, kadang harus ke kantor demi melaksanakan agenda Pemilu.

"Bekerja di KPU itu, apalagi tahapan berjalan kita seperti tidak mengenal tanggal merah

Berbeda dengan kondisi sekarang, karena sudah tidak ada tahapan Pemilu.

Sekarang sudah normal jam kerja kita dari Senin sampai Jumat, Sabtu dan Minggu libur seperti biasa," tambah Mistang.

Saat tahapan Pemilu berjalan, Mistang mengatakan kantor KPU seperti rumah kedua.

Bahkan makan, tidur, mandi pun dilakukan di kantor.

"Saya pernah sehari itu tidak ketemu dengan anak.

Maksudnya anak yang tidak lihat saya, karena berangkat ke kantor anak masih tidur.

Pas saya pulang, anak sudah tidur,” kata Mistang.

 

Simak kisah kisah Mistang (39) anggota KPU Bulungan
SUKSESKAN PEMILU - Komisioner KPU Bulungan, Mistang (tiga dari kiri) saat ditemui TribunKaltara.com di kantornya pada Rabu 27 Agustus 2025. Simak kisah kisah Mistang (39) anggota KPU Bulungan, dalam menyukseskan pemilihan umum atau Pemilu di Kabupaten Bulungan,  Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM)

 

 

Baca juga: Kisah Eli, Pedagang Nanas di Tanjung Selor, Omzet Bisa Tembus Rp 25 Juta per Bulan

 

Walau miliki banyak suka duka, Mistang bersyukur bisa ikut terlibat dalam agenda kepemiluan.

Misalnya Pileg, Pilkada, hingga Pilpres yang berjalan sukses, aman, dan lancar di Bulungan selama enam tahun dirinya menjabat.

Ia juga mengajak generasi muda untuk ikut berpartisipasi dalam setiap pelaksanaan tahapan Pemilu.

"Jangan bosan.

Generasi muda juga jangan jenuh berpartisipasi dalam pelaksanaan tahapan Pemilu.

Apalagi generasi muda ini kan jumlahnya sangat besar, dan sangat potensial dalam setiap agenda pemilihan pemimpin di negeri kita," pungkasnya.


(*)

Tim Penulis 

AGUSTINUS GABRIEL WAHYONO (PESERTA PKL SMKN 1 TANJUNG PALAS UTARA)

GUSTINA (PESERTA PKL SMK NEGERI 1 TANJUNG PALAS UTARA)

CHELSI STEFANNY B (PESERTA PKL SMKN 2 TANJUNG SELOR)

 

Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved