Senin, 18 Mei 2026

Berita Kaltara Terkini

BMKG Peringatkan Ada Bibit Siklon 93W di Laut Filipina, Kalimantan Utara Waspada Hujan Lebat

Masyarakat di Kalimantan Utara untuk waspada, Bibit Siklon Tropis 93W telah terbentuk di wilayah Samudera Pasifik Utara.

Tayang:
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Junisah
Tribun Kaltara
ILUSTRASI HUJAN LEBAT- Hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara/. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau Bibit Siklon Tropis 93W di Laut Filipina. Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Kalimantan Utara (Kaltara) berpotensi terjadi hujan lebat.

"Bibit Siklon Tropis 93W terbentuk pada 28 November 2025 pukul 19.00 WIB di wilayah Samudera Pasifik Utara (timur laut Pulau Papua)," demikian peringatan disampaikan BMKG dalam rilisnya, Sabtu (6/12/2025).

Lokasi terbentuknya Bibit Siklon Tropis 93W tersebut di luar area monitoring dari TCWC Jakarta. Bibit Siklon Tropis 93W terdeteksi di sekitar 12 derajat Lintang Utara (LU) dan 125,9 derajat Bujut Timur (BT).

"Di Laut Filpina sebelah utara Sulawesi Utara di Area of Monitoring (AoM) TVWC Jakarta," lanjutnya.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG: Siklon Tropis Picu Hujan Deras di Kalimantan Utara Sepekan Kedepan

BMKG mengatakan Bibit Siklon Tropis 93W itu mempunyai kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot (37 km/jam) dan tekanan udara minimum 1.004 hPa.

"Prediksi, potensi Bibit Siklon Tropis 93W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori peluang rendah," katanya.

Bibit Siklon Tropis 93W ini mempengaruhi kondisi cuaca hingga tinggi gelombang laut. Berikut dampak tidak langsung Bibit Siklon Tropis 93W hingga Minggu (7/12) pukul 07.00 WIB:

- Hujan intensitas lebat hingga sangat lebat: Sulawesi Utara

- Hujan intensitas sedang hingga lebat: Kalimantan Utara

- Gelombang laut hingga 2,5 meter (moderate sea): perairan Kepulauan Sangihe Kabupaten Kepulauan Talaud Sulut, Laut Sulawesi, dan Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua.

Baca juga: Waspadai Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Gaemi, Potensi Hujan Lebat di Kalimantan Utara

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Stasiun BMKG Tarakan, Kaltara, M Sulam Khilmi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.

Khilmi menjelaskan, bahwa bibit siklon 93W menunjukkan peningkatan aktivitas awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi, terutama di wilayah pesisir dan perairan sekitar Kaltara.

“Masyarakat, terutama nelayan dan pelaku transportasi laut, kami imbau untuk berhati-hati. Potensi gelombang tinggi dan angin kencang dapat meningkat sewaktu-waktu akibat pengaruh 93W,” ujar Khilmi.

Selain kawasan pesisir, beberapa wilayah daratan juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir. Kondisi ini bisa menimbulkan banjir lokal, longsor, serta pohon tumbang jika tidak diwaspadai.

BMKG Kaltara terus memantau perkembangan sistem cuaca tersebut dan meminta pemerintah daerah hingga masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari BMKG guna menghindari penyebaran hoaks.

“Informasi akan kami perbarui secara berkala. Kami mengajak masyarakat tetap tenang tetapi waspada, serta selalu merujuk pada kanal resmi BMKG,” tambah Khilmi.

Dengan adanya peringatan ini, warga diharapkan dapat mengatur aktivitas luar ruang, terutama yang berkaitan dengan pelayaran, wisata bahari, dan kegiatan di daerah rawan bencana.

(*)

Penulis: Edy Nugroho 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved