Berita Kaltara Terkini
Evaluasi Kinerja. Wakapolda Kaltara Minta Anggaran Tepat Sasaran dan Bebas Penyimpangan
Polda Kaltara melakukan evaluasi kinerja di satuan unit kerja masing-masing dipimpin Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Andries Hermanto.
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltara Brigjen Pol Andries Hermanto menegaskan, evaluasi kinerja sangat penting di tubuh organisasi. Tak terkecuali di lingkup Polda Kaltara sendiri. Salah satunya, melalui audit kinerja di masing-masing satuan kerja oleh inspektorat pengawas.
Demikian pesan penting disampaikan Wakapolda Kaltara saat membuka Taklimat Akhir Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Tahap II 2025, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan audit kinerja ini, dilakukan oleh Itwasda dengan menyasar aspek pelaksanaan dan pengendalian seluruh Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) di lingkup Polda Kaltara.
Wakapolda Kaltara menegaskan, audit ini tidak boleh dianggap hanya sebagai formalitas. Namun Ini adalah upaya kolektif untuk memastikan kebijakan dan anggaran berjalan efektif dan dirasakan masyarakat.
Baca juga: Bupati Nunukan Kaltara Paparkan LKPJ 2024, Evaluasi Kinerja dan Tantangan Pembangunan Daerah
Disebutkan, ada tiga fokus utama pembenahan dari hasil audit kinerja. “Pertama, pengelolaan anggaran harus tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi publik,” kata Andries.
Kedua, lanjutnya, proses kerja harus bersih dari penyimpangan dan diperkuat dengan sistem pengendalian internal yang solid. "Dan ketiga, orientasi program wajib mengarah pada pelayanan publik yang humanis, transparan dan berkeadilan," ungkapnya.
Untuk memastikan rekomendasi audit kinerja tidak berhenti pada laporan administrasi, Andries mengeluarkan empat instruksi tegas kepada seluruh Kapolres, Kasatker, dan pejabat terkait. “Pelajari seluruh temuan secara mendalam,” katanya.
Kemudian, susun rencana aksi tindak lanjut secara komprehensif. Laporkan progres sesuai batas waktu. Dan bangun mekanisme pengendalian internal yang lebih kuat agar temuan serupa tidak terulang.
"Laporkan progres sesuai batas waktu yang ditentukan serta bangun mekanisme pengendalian internal yang lebih kuat agar temuan serupa tidak kembali terulang," tegasnya.
Jenderal polisi bintang satu ini, menekankan pentingnya komitmen kolektif untuk menjadikan audit sebagai motor perubahan organisasi.
“Rekomendasi audit tidak boleh berhenti di atas meja. Ini harus menjadi energi perbaikan Polda Kaltara ke depan,” tandasnya.
(*)
Penulis: Edy Nugroho
Wakapolda Kaltara
Brigjen Pol Andries Hermanto
evaluasi kinerja
Polda Kaltara
audit kinerja
anggaran
pelayanan publik
TribunKaltara.com
| Kadin Kaltara Khawatir Kenaikan Harga BBM Bisa Picu PHK, Minta Pemerintah Buka Kran Investasi |
|
|---|
| Kebijakan WFA Sukses Pangkas Tagihan Listrik dan Air Pemprov Kaltara, jadi Rp900 Jutaan |
|
|---|
| Dana Pembangunan Jembatan Krayan Baru Cair Rp50 Miliar, Gubernur Kaltara Tunggu Anggaran Kemenkeu |
|
|---|
| Gandeng Wartawan, Sekprov Kaltara Soroti Pentingnya Reward atas Prestasi Organisasi Pers |
|
|---|
| Gubernur Kaltara Targetkan Jembatan Binuang Rampung 2027, Akses Roda 4 ke Krayan Segera Terwujud |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Polda-Kaltara-audit-kinerja-01-13122025jpg.jpg)