Berita Malinau Terkini
Temuan BPS Terbaru, Sektor Jasa Serap 43,50 Persen Tenaga Kerja di Malinau
Temuan BPS pada tahun 2025, sektor jasa di Malinau menjadi penyerap tenaga kerja terbesar (43,50%), menggeser sektor pertanian (43,48%).
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- Tahun 2025, sektor jasa di Malinau menjadi penyerap tenaga kerja terbesar (43,50 persen), menggeser sektor pertanian (43,48 % ).
- Pergeseran ini dipicu masuknya 2.925 pekerja baru ke sektor jasa, sementara sektor pertanian kehilangan 977 pekerja; namun angka pengangguran naik 17,2 % akibat angkatan kerja baru belum terserap.
- Kualitas pendidikan tenaga kerja meningkat, dengan lulusan universitas mencapai 17,42 % , menandakan transformasi ekonomi Malinau menuju struktur modern yang menuntut keahlian tinggi.
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Sepanjang tahun 2025, peta ketenagakerjaan di Malinau, Kalimantan Utara ( Kaltara ), mengalami pergeseran besar.
Data terbaru Badan Pusat Statistik ( BPS ), mencatat sektor jasa kini resmi menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, menggeser sektor pertanian yang selama ini mendominasi.
Berdasarkan laporan Keadaan Angkatan Kerja Malinau 2025, sektor jasa kini menyerap 43,50 persen tenaga kerja, unggul tipis dari sektor pertanian yang berada di angka 43,48 persen.
Perubahan ini dipicu oleh masuknya 2.925 pekerja baru ke sektor jasa, sementara sektor pertanian justru kehilangan 977 pekerja dalam setahun terakhir.
Kepala BPS Malinau, Yanuar Dwi Cristyawan, mengatakan pergeseran ini sebenarnya telah terlihat dalam beberapa tahun terakhir, dan mencapai puncaknya pada 2025.
“Setiap tahun kita melihat ada pola tenaga kerja di sektor jasa itu mulai meningkat pelan-pelan, dan pada akhirnya di tahun 2025 ini tenaga kerja pada sektor jasa-jasa sudah melebihi pertanian walaupun selisihnya masih kecil, sekitar 0,02 persen,” ujarnya.
Baca juga: 4 Jurus Efisiensi Belanja 2026 Pemkab Malinau, Tambahan Penghasilan Pegawai ASN Aman
Meskipun penyerapan kerja di sektor jasa dan manufaktur meningkat, tantangan baru muncul dengan naiknya jumlah pengangguran sebesar 17,2 persen.
Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan angkatan kerja baru yang mencapai 2.990 jiwa (naik 6,3 persen), yang belum sepenuhnya terserap oleh pasar kerja lokal.
Selain pergeseran sektor, kualitas pendidikan tenaga kerja juga menjadi sorotan.
Sebanyak 30,29 persen pekerja di Malinau masih didominasi lulusan SD ke bawah.
| Tim Gabungan Lintas Instansi Mulai Verifikasi Venue Porprov II Kaltara di Malinau |
|
|---|
| Pasca Dexlite Naik, Bright Gas di Malinau Ikut Naik, Warga Akui Pengeluaran Rumah Tangga Makin Berat |
|
|---|
| 45 Cabor Prestasi dan 1 Eksibisi Resmi Dipertandingkan di Porprov II Kaltara, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Harga LPG Non Subsidi 5 Kg di Malinau Naik Jadi Rp 145 Ribu, Pengecer Sebut Untung Sedikit |
|
|---|
| Kenaikan Harga LPG Non Subsidi hingga Rp 20 Ribu di Kabupaten Malinau, Agen Sebut Stok Masih Ada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Ilustrasi-suasana-di-wilayah-perkotaan-Malinau.jpg)