Berita Tana Tidung Terkini
BPS Tana Tidung Rilis Statistik Daerah 2025, Sesayap jadi Magnet Ekonomi
Belum lama ini BPS Tana Tidung rilis publikasi statistik daerah 2025, dimana Sesayap jadi magnet ekonomi.
Penulis: Rismayanti | Editor: Amiruddin
Angka ini jauh di atas empat kecamatan lainnya, terutama Kecamatan Muruk Rian yang menjadi wilayah paling renggang dengan kepadatan hanya 4,35 jiwa per kilometer persegi.
“Ada tantangan dalam pemerataan infrastruktur jika melihat sebaran ini.
Sesayap tetap menjadi magnet ekonomi dan pemukiman,” jelas Iwan.
Potensi Bonus Demografi dan Gender
Tana Tidung juga mencatatkan potensi ekonomi besar melalui struktur kependudukan.
Dari proyeksi 28.824 jiwa penduduk di tahun 2025, sebanyak 68,22 persen masuk dalam kategori usia produktif (15-64 tahun).
Namun, dari sisi keterwakilan politik khususnya yang duduk di bangku dewan, permasalahan gender masih menjadi isu krusial.
Dari 20 anggota DPRD Tana Tidung, sebanyak 85 persen yaitu 17 orang diisi laki-laki, sedangkan keterwakilan perempuan hanya mencapai 15 persen (3 orang).
Artinya, komposisi keterwakilan gender di bangku DPRD Kabupaten Tana Tidung masih didominasi oleh laki-laki, dengan perbandingan yang sangat jauh.
Di bidang pendidikan, meskipun Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) sudah menyentuh 12,85 tahun, rata-rata lama sekolah (RLS) masyarakat Tana Tidung baru berada di angka 9,41 tahun.
“Artinya, secara rata-rata penduduk kita baru menamatkan kelas 3 SMP.
Ini menjadi PR bersama bagaimana mendorong penduduk usia dewasa untuk menyelesaikan pendidikan setingkat SMA atau sederajat,” tuturnya.
Sementara itu, di sektor ketenagakerjaan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) cukup tinggi di angka 74,01 persen, namun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) masih berada di angka 3,67 persen.
Mayoritas penduduk yang bekerja berstatus sebagai buruh atau karyawan dengan persentase 54,22 persen.
Guna menunjang kualitas hidup, dokumen BPS juga mencatat keberadaan 2 rumah sakit dan 21 puskesmas yang tersebar di wilayah Tana Tidung.
Baca juga: BPS Tana Tidung Catat Partisipasi Angkatan Kerja Capai 74 Persen
| Selama Tiga Bulan Ada 8 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Tana Tidung, Perundungan dan KDRT |
|
|---|
| Adanya Aktivitas Penangkapan Ikan Pakai Setrum dan Racun, Pendapatan Nelayan Tana Tidung Turun |
|
|---|
| Pembelajaran Mendalam jadi Fokus, Disdikbud Tana Tidung Tekankan Hasil Terukur |
|
|---|
| Hanya SLB Negeri yang Layani Seluruh Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Tana Tidung |
|
|---|
| Pemkab Tana Tidung Terapkan Sistem 50 Persen WFH Tiap OPD, Evaluasi Dilakukan Berkala |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/29112025-BPS-Tana-Tidung-01.jpg)