Berita Kaltara Terkini
Pemprov Kaltara Dorong PLBN Sebatik dan Semanggaris–Perben Sodung Dibuka Bersamaan
Simak kabar terbaru dari Pemprov Kaltara yang mendorong PLBN Sebatik dan Semanggaris–Perben Sodung dibuka bersamaan.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- Pemprov Kaltara mendorong agar PLBN Sebatik dan Semanggaris–Perben Sodung dibuka bersamaan.
- Sebatik dinilai lebih siap, sementara Sebatik Tavah masih butuh persiapan tambahan; akses darat Semanggaris–Perben Sodung sudah tembus ke Indonesia dan Malaysia.
- Pembukaan PLBN diharapkan memperkuat kawasan perbatasan, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong aktivitas ekonomi.
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong percepatan pembukaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Perbatasan di wilayah Sebatik, dan Semanggaris–Perben Sodung, agar dapat dibuka secara bersamaan dalam satu paket kebijakan.
Sebagai informasi, Sebatik merupakan wilayah Kabupaten Nunukan, Kaltara.
Wilayah Sebatik berbatasan langsung dengan negara Malaysia.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, mengatakan bahwa pembahasan di tingkat pusat saat ini telah ditangani langsung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Untuk tingkat pusat sudah ditangani oleh Kementerian Dalam Negeri.
Kita memang ingin ini satu paket, jadi ketika Perbatasan Sebatik dibuka, maka Perbatasan Semanggaris–Perben Sodung juga ikut dibuka,” kata Datu Iqro Ramadhan, Minggu (18/1/2026).
Ia menjelaskan, rencana pembukaan tersebut mencakup Perbatasan Sebatik, Sebatik Tavah, serta Semanggaris–Perben Sodung.
Seluruhnya diupayakan agar bisa berjalan beriringan, baik dari sisi regulasi maupun kesiapan infrastruktur.
Baca juga: Soal PLBN Sebatik Belum Beroperasi, Warga dan DPRD Nunukan Kecewa, Wartawan Ikut Bersuara
“Untuk Perben Sodung dan Semanggaris, kita sebenarnya sudah sepakat di titik koordinat 708.
Artinya, secara prinsip sudah tidak ada masalah.
Tinggal nanti pembangunan pintu gerbang dan pos lintas batasnya, karena akses jalur daratnya sudah tembus, baik ke Indonesia maupun ke Malaysia,” jelas Datu Iqro Ramadhan
Datu Iqro Ramadhan menambahkan, saat ini kesiapan di Perbatasan Sebatik dinilai sudah lebih maju dibandingkan wilayah lainnya.
Sementara itu, untuk Sebatik Tavah masih memerlukan sejumlah persiapan tambahan.
“Yang di Sebatik sudah terlihat kesiapan infrastrukturnya.
Datu Iqro Ramadhan
PLBN Sebatik
Semanggaris
Pemprov Kaltara
Kalimantan Utara
Kaltara
TribunKaltara.com
perbatasan
Sebatik
Nunukan
| Delegasi Sabah Sebut Kolaborasi Blue Economy dengan Kaltara Perkuat Jalur Dagang di Perbatasn |
|
|---|
| Kolaborasi Kaltara–Sabah, Akademisi UI Dorong Maksimalkan Potensi Karbon Biru |
|
|---|
| Gubernur Kaltara Tanam Mangrove, Kolaborasi Sabah–Kaltara Dorong Blue Economy Lintas Negara |
|
|---|
| El Nino Godzila Landa Indonesia, BMKG Tanjung Harapan Sebut Tidak Berdampak di Kalimantan Utara |
|
|---|
| Tamara Moriska Dorong Penguatan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak di Kabupaten Nunukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Datu-Iqro-Ramadhan-saat-diwawancarai-di-Tanjung-Selor.jpg)