Jumat, 24 April 2026

Berita Malinau Terkini

Semangat Kuda Api di Imlek 2026, Komunitas Warga Tionghoa Malinau Maknai Peluang hingga Kecepatan

Hari ini, Selasa 17 Februari 2026, rombongan Bupati Malinau silaturahmi ke rumah Ketua PTSMI Malinau dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Mohamad Supri
KUDA API - Suasana Imlek 2026 di Kabupaten Malinau meriah dengan pendar lampion merah dan dekorasi serba merah, Selasa (17/2/2026). Tahun Kuda Api dimaknai sebagai peluang, kecepatan, dan harmoni. 
Ringkasan Berita:
  • Berikut adalah ringkasan yang lebih padat:
  • Kabupaten Malinau semarak dengan dekorasi merah khas Imlek 2577 sebagai simbol keberuntungan.
  • Tahun 2026 menjadi momentum untuk bekerja keras, berlari kencang, dan menangkap peluang secara dinamis.
  • Ketua PSMTI Malinau mengajak warga menjadi "penunggang" yang gesit dan adaptif mengikuti kecepatan zaman.

​TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU- Cahaya lampion merah menyala bergelantungan cantik menghiasi sudut-sudut kota, bersanding dengan ornamen khas naga dan pohon meihua yang mekar penuh harapan di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Tamapk warna merah yang melambangkan keberuntungan dan keberanian mendominasi setiap sudut dekorasi, menciptakan atmosfer penuh sukacita pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Bumi Intimung.

​Di balik kemeriahan visual tersebut, Ketua PSMTI Malinau, Fredy Lians, membawa pesan optimisme tentang makna positif tahun Kuda Api yang menyertai perayaan Tahun Baru Imlekkali ini.

​"Karakteristik Kuda Api bagi saya pribadi memaknai sebagai momentum emas untuk bekerja keras dan berlari kencang mencapai peluang di tahun ini," ungkap Fredy Lians, Selasa (17/2/2026).

Baca juga: Sambut Imlek 2026 di Tanjung Selor, Semangat Kuda Api Menyala, Jangan Tunggu Rezeki, Jemput!

​Tahun Baru Imlek 2026 ini dimaknai sebagai simbol dinamisme luar biasa, di mana setiap warga diajak untuk bergerak lebih gesit, adaptif, dan penuh energi dalam menjemput kesuksesan.

​Filosofi positif dibagikan Fredy Lians, yakni mengibaratkan tahun ini sebagai kesempatan untuk menjadi penunggang kuda yang andal dan mampu mengimbangi kecepatan zaman.

​"Kuda ini sifatnya dinamis dan terus bergerak maju. Jadi seperti makna seekor kuda, kita sebagai penunggang yang harus menyesuaikan," ujar Fredy Lians.

​Kebahagiaan perayaan semakin lengkap saat rombongan Pemkab yang dipimpin Bupati, Wakil Bupati, hingga Sekda hadir dalam suasana silaturahmi yang hangat.

​Fredy Lians mengaku sangat bangga melihat kehadiran sekitar 50 orang rombongan pejabat daerah tersebut sebagai bukti nyata kuatnya ikatan persaudaraan dan toleransi di Kabupaten Malinau.

Ketua PTSMI Malinau 17022026.jpg
FREDY LIANS- Ketua PSMTI Kabupaten Malinau, Fredy Lians saat ditemui di kediamannya, Selasa (17/2/2026). Tahun Kuda Api dimaknai sebagai peluang, kecepatan, dan harmoni

​Sesuai tema tahun ini, PSMTI Malinau berkomitmen memperkuat keharmonisan antar-etnis agar seluruh masyarakat dapat hidup rukun dan saling mendukung satu sama lain.

​Komunitas warga Tionghoa di Malinau menutup pesannya dengan harapan agar semangat Kuda Api membawa keberkahan dan sinergi yang semakin kokoh bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Malinau.

​(*)

​Penulis: Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved