Minggu, 10 Mei 2026

Berita Tarakan Terkini

Sebulan Terakhir Ada 12 Titik Karhutla di Tarakan, Cuaca Kering dan Angin Kencang Picu Api Meluas

BPBD Tarakan mencatat ada 12 titik karhutla di Tarakan Kalimantan Utara dalam sebulan terakhir ini. Lokasi Tarakan Timur dan Tarakan Utara.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
ISTIMEWA
PENANGANAN KARHUTLA TARAKAN - Tampak penanganan karhutla di salah satu titik wilayah Timur Kota Tarakan. Tim gabungan berjibaku mmeadamkan kebakaran agar tak meluas. 

Satu personel alami luka tusuk di bagian kaki akibat benda tajam yang menembus sepatu pelindung saat menginjak area terbakar.

“Sudah pakai sepatu safety, tapi tetap tembus. Kayu yang lancip. Harus dilakukan tindakan medis, sekarang masih istirahat,” jelasnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi gambaran tingginya risiko yang dihadapi petugas di lapangan saat memadamkan karhutla.

Yonsep Kepala BPBD Tarakan 26032026.jpg
YONSEP- Kepala BPBD Tarakan, Yonsep saat diwawancarai media, Kamis (26/3/2026).

Terkait penyebab karhutla, Yonsep menilai aktivitas pembukaan lahan oleh masyarakat masih menjadi salah satu pemicu, terutama saat dilakukan tanpa pengawasan.

Meski demikian, ia menegaskan masyarakat tidak sepenuhnya dilarang membakar lahan, namun harus dilakukan dengan cara yang aman dan terkendali.

“Kita tidak melarang, tapi harus terlokalisir dan dijaga. Jangan sampai membakar lalu ditinggalkan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar berkoordinasi dengan BPBD jika hendak melakukan pembakaran lahan, sehingga dapat dilakukan mitigasi sejak awal.

Selain itu, keterbatasan sumber air saat musim kering menjadi kendala utama dalam pemadaman. Untuk itu, BPBD mendorong warga yang memiliki lahan agar menyiapkan sumber air mandiri.

“Kami harapkan masyarakat yang berkebun bisa membuat kolam. Selain untuk cadangan air saat kebakaran, juga bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan,” ujarnya.

Yonsep juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca kering diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, sehingga potensi karhutla tetap tinggi.

“Untuk tiga hari ke depan, sampai tanggal 28 Maret, masih dalam kondisi kering. Jadi kami minta masyarakat tetap waspada,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved