Minggu, 10 Mei 2026

Berita Malinau Terkini

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemesanan Sapi Kurban di Tana Tidung Sudah Mulai Melonjak 

Semakin mendekati Hari Raya Idul Adha harga sapi kurban di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan semakin meningkat. Sapi didatangkan dari Kupang.

Tayang:
Penulis: Rismayanti | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Rismayanti
PESANAN MULAI MELONJAK - Kondisi kandang ternak milik Jufri di Jalan Padat Karya, Sebidai, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Sabtu (9/5/2026). Menjelang hari raya Idul Adha pesanan sapi di peternakan sudah mulai melonjak. 

Ringkasan Berita:
  • Jelang Idul Adham stok hewan kurban mulai diburu masyarakat. Di peternakan Cahaya Mandiri, dari 12 ekor sapi yang didatangkan, 7 ekor sudah dipesan (keep) oleh pembeli.
  • Sapi didatangkan dari Kupang dan Sulawesi Selatan.Peternak gunakan sistem penggemukan khusus untuk kurban, bukan pembibitan.
  • Pembeli diberi fasilitas penitipan hewan hingga mendekati hari H. Peternak menyediakan layanan antar gratis di Tana Tidung, Pengiriman ke luar daerah seperti Malinau ada biaya tambahan.

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Menjelang Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijah 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh Rabu (27/5/2026) permintaan hewan kurban di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara mulai mengalami peningkatan. 

Salah satunya terlihat di peternakan Cahaya Mandiri milik Muhammad Jufri yang berada di Jalan Padat Karya, Desa Sebidai, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara).

Muhammad Jufri menyampaikan kepada TribunKaltara.com, saat berada di lahan ternaknya beberapa minggu sebelum Hari Raya Idul Adha sudah ada masyarakat yang memesan sapi qurban di tempatnya.

“Yang saya datangkan tahun ini ada 12 ekor sapi, dan sekarang yang sudah ter-keep ada tujuh ekor. Jadi sisa lima ekor lagi mudah-mudahan habis menjelang Hari Raya Idul Adha nanti,” ujar Muhammad Jufri, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: Tarakan Dapat Satu Sapi Kurban Bantuan Presiden,Dua Peternak Jadi Opsi, Tunggu Biro Kepresidenan

Ia menjelaskan, usaha yang dijalankannya memang fokus pada penjualan sapi kurban dengan sistem penggemukan ternak, bukan pembibitan.

“Saya memang khusus jualan sapi kurban dan biasanya itu sistemnya penggemukan,” jelasnya.

Ia mengatakan, sapi yang dijual berasal dari Kupang dan Sulawesi Selatan dengan proses transit terlebih dahulu di Samarinda sebelum dikirim ke Tana Tidung.

“Kalau sapi saya ambil dari Kupang, tapi transit di Samarinda. Mitra saya ada di Sulawesi Selatan dan Kupang,” katanya.

Muhammad Jufri menyebut, pembeli yang sudah melakukan pembayaran bisa menitipkan sapi hingga mendekati hari pelaksanaan kurban.

Baca juga: 1.500 Ekor Sapi Kurban dari Gorontalo Diperkirakan Masuk ke Tarakan Jelang Idul Adha

“Biasanya mereka beli dulu, nanti mendekati Idul Adha baru kami antar. Jadi kita pelihara dulu sampai waktu pengantaran,” sebutnya.

Ia menambahkan, layanan pengantaran untuk wilayah Kabupaten Tana Tidung diberikan secara gratis kepada pembeli.

“Kalau wilayah KTT gratis pengantaran, kecuali ke Malinau ada tambahan biaya karena jaraknya cukup jauh,” tambahnya.

Menurutnya, pemesanan hewan qurban tidak hanya berasal dari Kabupaten Tana Tidung, tetapi juga pernah datang dari luar daerah.

“Pernah ada yang pesan dari Malinau dan Sekatak juga, jadi memang sudah sampai lintas kabupaten,” pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved