Selasa, 26 Mei 2026

Berita Malinau Terkini

KHN Lestari Pendidikan Perluas Akses Belajar Program Kejar Paket di Desa Paking dan Harapan Maju

Program KHN Lestari Pendidikan berhasil menjangkau warga Desa Paking dan Harapan Maju melalui Program Kejar Paket dengan bantuan PKBM Melati.

Tayang:
ISTIMEWA
KHN LESTARI PENDIDIKAN - Program KHN Lestari Pendidikan telah berhasil memperluas akses belajar warga Desa Paking dan Harapan Maju, Kabupaten Malinau, Kaltara, melalui Program Kejar Paket dengan bantuan para pengajar PKBM Melati. 

TRIBUNKALTARA.COM – Program KHN Lestari Pendidikan yang dijalankan oleh PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) mulai menunjukkan dampak nyata dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat di Desa Paking dan Harapan Maju, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Melalui dukungan logistik bagi peserta dan tutor program pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan PKBM Melati berlokasi di Lidung Kemenci, semakin banyak warga yang kini dapat mengikuti pembelajaran secara rutin dan menyelesaikan pendidikan dasar mereka.

Program Kejar Paket A, B, dan C ini memiliki pendekatan yang berbeda karena dilaksanakan melalui sistem kelas jarak jauh—yang merupakan inisiatif pertama di Kabupaten Malinau.

Sejak dimulai pada tahun 2024, program ini dirancang untuk menjawab salah satu tantangan utama pendidikan kesetaraan di wilayah terdampak proyek PLTA Mentarang Induk, yaitu keterbatasan akses transportasi.

Desa Paking dan Harapan Maju berjarak sekitar satu jam perjalanan darat atau sungai dari pusat kota Malinau, sehingga tanpa dukungan transportasi, kegiatan belajar sering menjadi tantangan tersendiri bagi warganya.

Di Desa Paking, kelas belajar diadakan di SMP 2 Mentarang dimana Kepala Sekolah, Aisyah dan pihak sekolah turut terlibat memberi dukungan dan dorongan kepada warga belajar supaya bisa belajar dalam suasana yang nyaman dan kondusif.

Melalui program ini, PT KHN memfasiliasi tutor dari PKBM Melati untuk datang langsung setiap hari Jumat dan Minggu memberikan pembelajaran secara tatap muka di desa serta menyediakan dukungan logistik bagi warga belajar agar dapat mengikuti kelas dan ujian.

Pendekatan ini membuat proses belajar menjadi lebih konsisten dan meningkatkan partisipasi warga. Tahun Ajaran 2025/2026 total warga belajar adalah 59 peserta.

Warga RT 05 Desa Harapan Maju, Ati, merupakan salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat program tersebut. Ia sebelumnya berhasil menyelesaikan pendidikan Paket B dan kini melanjutkan pendidikan Paket C.

"Dari PT KHN kami sangat terbantu, terutama soal transportasi. Jadi kami bisa terus ikut belajar sampai selesai. Sekarang saya sudah lulus Paket B dan sedang melanjutkan ke Paket C," ungkap ibu satu anak berusia 28 tahun yang putus sekolah SD.

Bagi Ati, kesempatan melanjutkan pendidikan memberikan harapan baru untuk masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya.

30032026 KHN Lestari Pendidikan, Ati
KHN LESTARI PENDIDIKAN - Warga RT 05 Desa Harapan Maju, Ati, salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat program KHN Lestari Pendidikan.

Cerita lain datang dari Riyung, warga Desa Paking yang mengikuti program Paket C.

Setelah sempat tertunda selama lebih dari tiga tahun, Riyung akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan tersebut.

Selain menjadi peserta, Riyung juga dipercaya sebagai ketua kelas bagi angkatan Paket C. Dalam peran tersebut, ia aktif memotivasi teman-temannya untuk tetap konsisten mengikuti proses belajar hingga lulus.

"Sebenarnya motivasi awal datangnya dari istri saya, dia yang dorong saya terus. Saya selalu bilang ke teman-teman juga supaya tetap semangat belajar. Kami sudah sampai di sini, jadi harus diselesaikan," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved