Selasa, 5 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

BPS Nunukan Rilis Profil Statistik Ibu dan Anak, Pernikahan Dini hingga Pendidikan jadi Sorotan

BPS Nunukan baru-baru ini merilis Profil Statistik Ibu dan Anak 2025, angka pernikahan dini hingga tingkat pendidikan jadi sorotan.

Tayang:
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
BPS NUNUKAN - Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, turun langsung ke lapangan saat melakukan kegiatan survei data ibu dan anak di wilayah perdesaan Nunukan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan akurasi data yang menjadi dasar penyusunan “Profil Statistik Ibu dan Anak Kabupaten Nunukan 2025.” (TribunKaltara.com-Istimewa-BPS Nunukan) 

Mayoritas ibu di Nunukan memang menikah pertama kali pada usia 18–24 tahun. 

Meski begitu, pernikahan di usia anak masih ditemukan dan berdampak pada rendahnya tingkat pendidikan perempuan.

“Pernikahan dini ini berpengaruh pada banyak aspek, termasuk pendidikan ibu, dan kesejahteraan keluarga,” kata Iskandar Ahmaddien.

Selain itu, kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan perdesaan juga masih terlihat. 

Di perkotaan, sebagian besar ibu merupakan lulusan SMA, sementara di desa masih didominasi lulusan sekolah dasar.

Di sisi lain, kondisi anak menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam kepemilikan akta kelahiran yang telah mencapai lebih dari 96 persen.

 

Baca juga: Penulis Hingga Organisatoris, Berikut Profil Iskandar, Kepala BPS Nunukan Kaltara dan Prestasinya 

Untuk pendidikan, partisipasi sekolah usia 13–15 tahun tergolong tinggi, yakni mencapai 95,7 persen.

Namun, terjadi penurunan pada kelompok usia 16–17 tahun yang hanya sebesar 88,3 persen.

“Ini menjadi perhatian kami, karena ada indikasi anak-anak tidak melanjutkan sekolah atau mulai masuk ke dunia kerja lebih awal,” ungkap Iskandar Ahmaddien.

Iskandar menegaskan, data ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat program pembangunan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Masih ada tantangan, tapi secara umum kondisi ibu dan anak di Nunukan sudah cukup baik.

Tinggal bagaimana kita bersama-sama memperbaiki titik-titik yang masih lemah,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved