Senin, 1 Juni 2026

Berita Tarakan Terkini

Cara Umat Buddha di Tarakan Rayakan Waisak, Donor Darah hingga Mandi Rupang

Begini cara umat Buddha Tarakan rayakan Waisak 2026, ada donor darah hingga mandi rupang.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Andi Pausiah
HARI RAYA WAISAK - Menuju detik-detik Waisak siang tadi berlangsung rangkaian kegiatan di Vihara Vajra Bumi Dwipa, Kota Tarakan, Minggu (31/5/2026). Simak cara umat Buddha di Kota Tarakan merayakan Waisak 2026, ada donor darah hingga mandi rupang. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan pada minggu terakhir melalui ritual mandi rupang, yang menjadi tradisi umat Buddha saat Hari Raya Waisak.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, mandi rupang Buddha (Yu Fo) adalah ritual menyiramkan air wangi ke patung Buddha (khususnya bayi Siddharta) yang dilakukan umat Buddha saat perayaan Tri Suci Waisak.

Ritual mandi rupang ini simbol pembersihan diri dari kotoran batin (amarah, ketamakan, ketidaktahuan) serta mengenang kelahiran Buddha

"Yang terakhir ini kami adakan ritual mandi rupang seperti biasa, karena dilaksanakan setiap Hari Waisak," ungkapnya.

Setelah prosesi mandi rupang, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari anak-anak, hingga orang tua, yang terlibat dalam perayaan tersebut.

"Setelah mandi rupang ada penampilan dari orang tua, kemudian penampilan anak-anak SMP maupun SD, lalu TK dan WNPG. 

Setelah itu pembagian hadiah," katanya.

Semin menambahkan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Waisak di vihara tersebut ditutup pada hari ini.

"Sudah, terakhir hari ini," ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Tarakan, Rudi Pratama, menjelaskan puncak Hari Raya Waisak tahun ini jatuh pada pukul 04.50 Wita.

Menurutnya, waktu puncak Waisak setiap tahun berbeda-beda, karena mengikuti perhitungan astronomis yang telah ditetapkan.

"Kalau untuk puncak Hari Waisak detik-detiknya itu jam empat lewat 50 menit. 

Setiap tahun berbeda-beda detik-detiknya, kadang malam, siang atau sore. 

Ada perhitungannya tersendiri," jelasnya.

 

Baca juga: Jaga Keandalan Listrik di Kaltim dan Kaltara, 1.210 Personel PLN Siaga Amankan Hari Raya Waisak

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved