Minggu, 31 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

Kinerja Wasit Semifinal Turnamen MBM Cup IV di Sebatik Nunukan Diprotes, Ini Respons Panpel

Laga semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC berlangsung sengit di Sebatik, Nunukan, dan diwarnai protes terhadap keputusan wasit.

Tayang:
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
PROTES KEPUTUSAN WASIT- Suasana pertandingan semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC, pada Sabtu (31/5/2026) sore. Kacipo FC memprotes sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka. (Istimewa) 

Ringkasan Berita:
  • Laga semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC berlangsung sengit di Sebatik, Nunukan, dan diwarnai protes terhadap keputusan wasit yang dianggap merugikan Kacipo FC.
  • Kacipo FC memprotes dugaan handball dan tambahan waktu yang dinilai tidak sesuai, namun wasit tetap mengakhiri pertandingan sesuai keputusannya.
  • Panitia menegaskan seluruh keputusan pertandingan menjadi wewenang wasit dan meminta suporter tetap menjaga kondusivitas hingga turnamen selesai.

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Laga semifinal turnamen sepakbola MBM Cup IV, yang mempertemukan MBM FC melawan Kacipo FC berlangsung sengit, dan penuh tensi tinggi, pada Sabtu (31/5/2026) sore.

Partai semifinal itu digelar di Lapangan Sepak Bola Aztrada88, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Duel dua tim kuat yang memperebutkan tiket ke partai final itu, diwarnai protes dari pemain hingga official Kacipo FC, terhadap sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka.

Laga yang berlangsung di lapangan MBM Cup sejak awal pertandingan sudah berjalan ketat.

Namun, pada babak pertama, Kacipo FC mulai melayangkan keberatan terhadap keputusan wasit.

Official Kacipo FC, Faizal Afandi, menilai terjadi dugaan handsball oleh pemain lawan di kotak penalti, yang seharusnya menghasilkan hadiah penalti.

Namun, wasit tak memberikan penalti. 

Selain itu, kata Faizal Afandi, beberapa pelanggaran yang dilakukan tim lawan juga disebut tidak mendapat keputusan yang dianggap adil.

“Keputusan wasit dianggap sepihak tanpa mempertimbangkan jalannya pertandingan,” ujar Faizal Afandi kepada TribunKaltara.com, di Sebatik, pada Minggu (31/5/2026).

 

PROTES KEPUTUSAN WASIT
PROTES KEPUTUSAN WASIT- Suasana pertandingan semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC, pada Sabtu (31/5/2026) sore. Kacipo FC memprotes sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka. (Istimewa)

 

Ketegangan kembali memuncak pada babak kedua.

Wasit diketahui memberikan tambahan waktu lima menit. 

Namun menurut pihak Kacipo FC, peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan justru dibunyikan saat waktu tambahan belum genap lima menit.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved