Berita Nunukan Terkini
Kinerja Wasit Semifinal Turnamen MBM Cup IV di Sebatik Nunukan Diprotes, Ini Respons Panpel
Laga semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC berlangsung sengit di Sebatik, Nunukan, dan diwarnai protes terhadap keputusan wasit.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- Laga semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC berlangsung sengit di Sebatik, Nunukan, dan diwarnai protes terhadap keputusan wasit yang dianggap merugikan Kacipo FC.
- Kacipo FC memprotes dugaan handball dan tambahan waktu yang dinilai tidak sesuai, namun wasit tetap mengakhiri pertandingan sesuai keputusannya.
- Panitia menegaskan seluruh keputusan pertandingan menjadi wewenang wasit dan meminta suporter tetap menjaga kondusivitas hingga turnamen selesai.
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Laga semifinal turnamen sepakbola MBM Cup IV, yang mempertemukan MBM FC melawan Kacipo FC berlangsung sengit, dan penuh tensi tinggi, pada Sabtu (31/5/2026) sore.
Partai semifinal itu digelar di Lapangan Sepak Bola Aztrada88, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara ).
Duel dua tim kuat yang memperebutkan tiket ke partai final itu, diwarnai protes dari pemain hingga official Kacipo FC, terhadap sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka.
Laga yang berlangsung di lapangan MBM Cup sejak awal pertandingan sudah berjalan ketat.
Namun, pada babak pertama, Kacipo FC mulai melayangkan keberatan terhadap keputusan wasit.
Official Kacipo FC, Faizal Afandi, menilai terjadi dugaan handsball oleh pemain lawan di kotak penalti, yang seharusnya menghasilkan hadiah penalti.
Namun, wasit tak memberikan penalti.
Selain itu, kata Faizal Afandi, beberapa pelanggaran yang dilakukan tim lawan juga disebut tidak mendapat keputusan yang dianggap adil.
“Keputusan wasit dianggap sepihak tanpa mempertimbangkan jalannya pertandingan,” ujar Faizal Afandi kepada TribunKaltara.com, di Sebatik, pada Minggu (31/5/2026).
Ketegangan kembali memuncak pada babak kedua.
Wasit diketahui memberikan tambahan waktu lima menit.
Namun menurut pihak Kacipo FC, peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan justru dibunyikan saat waktu tambahan belum genap lima menit.
| Gudang Penyimpanan Kardus dan Plastik di Nunukan Kaltara Ludes Terbakar, 8 Mobil Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| Peserta BPJS di Pulau Sebatik Dialihkan ke Puskesmas Sei Taiwan tak Lagi di RSU, Begini Alasannya |
|
|---|
| Kisah Suci Ramdani Jemaah Haji Termuda Asal Nunukan, Saat Wukuf di Arafah Bikin Haru |
|
|---|
| Lolos Jadi Relawan Literasi Masyarakat 2026, Ketua TBM Padu Nunukan Sebut Ini Gerakan Sosial |
|
|---|
| Pohon Besar Tiba-tiba Tumbang, Tutup Akses Jalan Ujang Dewa di Nunukan, Kabel PLN dan Telkom Ambruk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Suasana-pertandingan-semifinal-MBM-Cup-IV-antara-MBM-FC-dan-Kacipo-FC.jpg)