Minggu, 31 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

Kinerja Wasit Semifinal Turnamen MBM Cup IV di Sebatik Nunukan Diprotes, Ini Respons Panpel

Laga semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC berlangsung sengit di Sebatik, Nunukan, dan diwarnai protes terhadap keputusan wasit.

Tayang:
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
PROTES KEPUTUSAN WASIT- Suasana pertandingan semifinal MBM Cup IV antara MBM FC dan Kacipo FC, pada Sabtu (31/5/2026) sore. Kacipo FC memprotes sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka. (Istimewa) 

Keputusan itu memicu protes keras dari official Kacipo FC.

Meski demikian, wasit tetap pada keputusan mengakhiri pertandingan.

Untuk diketahui, Kacipo FC merupakan salah satu tim yang cukup diperhitungkan di Kabupaten Nunukan.

Tim tersebut pernah menjuarai Turnamen Bupati Cup pada 2024.

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Panitia MBM Cup yang juga Kepala Desa Tanjung Karang, Andi Faisal Idris, menegaskan bahwa seluruh keputusan pertandingan sepenuhnya menjadi tanggung jawab wasit sejak kick-off dimulai.

“Sejak kick-off kami sudah serahkan ke wasit.

Saat technical meeting (TM) juga sudah dijelaskan, bahwa panitia hanya memfasilitasi jalannya pertandingan.

Mulai peluit awal sampai akhir itu sudah menjadi tanggung jawab wasit,” kata Andi Faisal kepada TribunKaltara.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, turnamen MBM Cup telah digelar sebanyak empat kali sejak tahun 2023, dan dinamika seperti protes dalam pertandingan sepak bola merupakan hal yang kerap terjadi.

“Dalam sepak bola kita pahami, kalau sudah bermain maka keputusan wasit itu mutlak.

Wasit ibarat hakimnya sepak bola,” ujarnya.

Andi Faisal menegaskan panitia tidak melakukan intervensi terhadap jalannya pertandingan, termasuk penunjukan perangkat wasit.

“Kami panitia menyerahkan semua skema pertandingan kepada wasit, termasuk siapa yang memimpin pertandingan.

Kami juga baru tahu siapa wasit tengah dan hakim garis saat pertandingan dimulai,” jelasnya.

Meski mendapat protes, ia mengapresiasi sikap pemain maupun official yang dinilai tetap profesional dalam menyampaikan keberatan, dan tidak bertindak anarkis.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved