Berita Tarakan Terkini
Rumah Singgah Gratis Bagi Keluarga Pasien RSUD Jusuf SK Bertambah, Ada 14 Kamar hingga Dapur
Rumah singgah yang diresmikan Hj Rahmawati Zainal dikhususkan bagi keluarga pasien RSUD dr H Jusuf SK kategori keluarga prasejahtera.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Rumah singgah ini menyediakan 14 kamar gratis yang sudah dilengkapi kasur, bantal, air bersih, listrik, hingga fasilitas dapur umum beserta alat masak dan gas.
- Program ini dikhususkan bagi keluarga pengantar pasien kategori prasejahtera yang mendampingi rujukan ke RSUD dr. H. Jusuf SK, terutama yang dari luar Tarakan dan wilayah pedalaman.
- Meskipungratis, para penghuni diwajibkan berkomitmen untuk bergotong-royong menjaga kebersihan, merawat fasilitas, dan menjaga keamanan selama menginap.
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Kini rumah singgah bagi keluarga pasien RSUD dr H Jusuf SK kembali bertambah. Anggota DPR RI Komisi VII Dapil Kaltara, Hj Rahmawati meresmikan rumah singgah Bunda Rahmawati di Kelurahan Kampung Satu Skip Tarakan Kalimantan Utara siang tadi, Senin (1/6/2026),
Untuk rumah singgah ini memiliki 14 pintu kamar, WC dan dapur. 14 pintu kamar ini terdiri dari 5 pintu kamar di lantai satu dan 9 pintu kamar di lantai dua. Setiap kamar diperkirakan memiliki luas 3x4 meter persegi.
Fasilitasnya juga telah dilengkapi bantal dan kasur serta alas tikar untuk kebutuhan salat. Pada bagian dapur telah dilengkapi alat makan dan minum serta alat masak. Begitu juga ketersediaan air bersih, listrik dan gas.
Tentunya rumah singgah ini gratis bagi keluarga pasien yang dinilai masuk kategori pasien keluaga prasejahtera.
Baca juga: Gratis untuk Keluarga Pasien dari Luar Kaltara, Gubernur Resmikan Rumah Singgah RSUD dr H Jusuf SK
Lokasinya tidak jauh dari rumah singgah yang dulu pernah juga diresmikan oleh Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang pada 12 Februari 2024 lalu.
Dikatakan Hj RahmawatiAnggota DPR RI Dapil Kaltara dari Partai Gerindra, peresmian rumah singgah ini dilatarbelakangi keluhan yang masuk setiap ia berkunjung menjenguk warga yang sakit.
"Saya sering berkunjung ketika menjumpai orang di rumah sakit, baik rumah sakit umum, rumah sakit yang ada di mana-mana. Kebanyakan pengantar pasien, justru mereka ketika pasiennya sembuh, mereka yang jaga pasien itu ikut jadi sakit," ungkap Hj Rahmawati.
Diketahui keluarga pasien atau pengantar pasien rentan ikut sakit karena tidak bisa memiliki tempat untuk istirahat atau tidur.
"Ketika di rumah, di rawat inap itu yang menjaga paling satu orang. Biasanya mereka kalau dirujuk dari kabupaten, dari pendalaman, dari daerah 3T, pasti mereka ramai-ramai. Nah mungkin satu orang menjaga di kamar pasien, sisanya karena keadaan mereka, karena tidurnya ada tmungkin di musola rumah sakit ataupun di manapun, di bangku-bangku," bebernya.
Baca juga: Gubernur Zainal Tampung Usulan Mahasiswa Kaltara di Makassar Soal Rumah Singgah
Menurutnya, ini yang membuat pengantar pasien juga bisa ikut sakit. Ia berharap adanya rumah singgah yang gratis ini bisa memfasilitasi keluarga pasien prasejahtera agar pasien sehat dan ketikapulang ke daerahnya, semua kembali dalam kondisi sehat.
Meski gratis lanjutnya, tentu nanti keluarga pasien harus mematuhi persyaratan yang disiapkan pengelola. Salah satunya wajib menjaga kebersihan.
"Nanti mereka mungkin dengan kesepakatan mereka seperti membersihkan kamar, atau mereka membersihkan kamar mandi, mereka ya urunanlah. Kemudian untuk keamanan, mungkin mereka menjemur pakaian, atau mungkin ada barang-barang bawaan. Itu kesepakatan mereka, tapi dari kami ini semua gratis tidak dipungutkan biaya," tegasnya.
Dikatakan Rahmawati Zainal, sebelum dilakukan peresmiansudah ada keluarga pasien mencoba menginap. Ia menyampaikan rumah singgah ini diharapkan bisa dimanfaatkan bagi warga dari luar Tarakan. "Diutamakan warga prasejahtera," tukasnya.
Sementara itu, Jufri Budiman, Anggota DPRD Kaltara ikut menyampaikan rumah singgah ini tentu sangat dinantikan warga. Ia mengapresiasi atas fasilitas Rumah Singgah bagi keluarga pasien.
"Ini rumah singgah sangat layak, representatif bisa dihuni keluarga pasien. Harapannya ke depan banyak hal perlu dijaga, mulai dari kebersihannya, fasikitas di dalam harus dijaga, masyarakat yang menggunakan ikut menjaga dan merawat," tukasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
rumah singgah
keluarga
pasien
RSUD dr H Jusuf SK
Anggota DPR RI Komisi VII
Dapil Kaltara
Hj Rahmawati
Tarakan
kamar
keluarga prasejahtera
dapur
TribunKaltara.com
| Listrik Sempat Padam 3 Jam, PLN Temukan Burung Kesetrum di Jaringan Kusuma Bangsa Tarakan |
|
|---|
| Cara Umat Buddha di Tarakan Rayakan Waisak, Donor Darah hingga Mandi Rupang |
|
|---|
| Dugaan Ada Pemasok Gorontalo Jual Sapi Kurban Langsung ke Warga Tarakan, Penjual Lokal Sepi Pembeli |
|
|---|
| Cerita Ilham Penjual Sapi Limousin di Tarakan tak Laku Dijual, Idul Adha 2026 Diakui Sepi Pembeli |
|
|---|
| Jemaah Haji Tarakan Selesai Wukuf hingga Lempar Jumrah, Cuaca di Tanah Suci Saat Ini Cukup Panas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Rumah-singgah-di-Tarakan-01-01062026.jpg)