Berita Nunukan Terkini
Khitanan Massal Gratis Baznas Nunukan, Terbuka untuk Semua Agama dan Usia
Baznas Nunukan menggelar khitanan massal gratis yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat di Nunukan, terbuka semua agama dan usia.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Amiruddin
Bahkan tidak mengenal usia.
Di Sei Menggaris kemarin ada peserta yang usianya sudah 30 tahun dan tetap kami layani,” katanya.
Untuk pelaksanaan di Nunukan, Baznas menargetkan 75 peserta dengan dukungan delapan meja pelayanan medis.
Namun apabila jumlah peserta melebihi target dan tenaga medis masih memungkinkan, peserta tambahan tetap akan diterima.
Zahri Fadli menjelaskan, manfaat program ini tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga ekonomi masyarakat.
Pasalnya, biaya khitan secara mandiri saat ini dinilai cukup mahal.
“Kalau dilakukan sendiri biayanya bisa mencapai Rp2 juta lebih.
Dengan adanya khitanan massal gratis ini, masyarakat bisa mengalihkan dana tersebut untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Baznas menggandeng berbagai unsur tenaga kesehatan, mulai dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Lanal Nunukan, Satgas Pamtas, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hingga sejumlah dokter dan tenaga medis lainnya.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis, setiap peserta juga memperoleh paket bantuan berupa sarung dan uang saku.
“Setiap anak mendapatkan paket senilai kurang lebih Rp150 ribu.
Isinya ada sarung dan uang yang diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama program Baznas Nunukan.
Pada tahun 2026, Baznas mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,4 miliar untuk berbagai program kesehatan masyarakat.
Selain khitanan massal, Baznas juga tengah menyiapkan program kolaborasi penanganan stunting, tuberkulosis (TBC), malaria, hingga pemeriksaan kesehatan masyarakat bersama Dinas Kesehatan dan berbagai pihak terkait.
“Baznas siap berkolaborasi untuk kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Karena dimensi program kami adalah sosial dan kemanusiaan,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Fatimah Majid
| Stok Darah Kritis, PMI Nunukan Gelar Donor dan Beri Paket Sembako Bagi 80 Pendonor Pertama |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Nunukan Meroket Jadi Rp90 Ribu per Kilogram, Pedagang Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Rp 17.000 per Liter, Pengendara di Nunukan tak Ada Kepanikan Tetap Normal |
|
|---|
| Detik-detik Kebakaran Kios Pulsa di Nunukan, 5 Armada Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| KUA Go Green dan Geber Masjid Digelar di Sebatik Tengah Nunukan, Libatkan Pelajar hingga Aparat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Puluhan-peserta-mengikuti-Khitanan-Massal-yang-digelar-Baznas-Kabupaten-Nunukan.jpg)