Berita Nunukan Terkini
Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Sebuku Ludes Terbakar, Diduga Korsleting dari Dapur Pastoral
Peristiwa kebakaran dini hari mengejutkan warga Tulin Onsoi, Nunukan, gedung Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Sebuku ludes dilalap api.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Warga Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dikejutkan dengan kebakaran hebat yang melanda Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Sebuku, di Jalan Pembangunan I RT 01, Desa Sekikilan, Jumat (12/6/2026) dini hari.
Kobaran api yang diduga bermula dari dapur pastoral dengan cepat membesar hingga melahap hampir seluruh bangunan gereja.
Akibatnya, gereja berukuran sekitar 30 x 14 meter itu nyaris rata dengan tanah dan hanya menyisakan bagian dinding bangunan.
Wakil Komandan Pleton Damkar Tulin Onsoi, Ardianus Artemes, mengungkapkan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 01.00 Wita dari seorang warga bernama Gabriel Gaspar.
"Pemicu kebakaran diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi pada bagian dapur pastoral," ujar Ardianus.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran Kios Pulsa di Nunukan, 5 Armada Damkar Dikerahkan
Menurutnya, api pertama kali muncul di dapur pastoral yang berada sekitar satu meter dari bangunan gereja.
Karena bangunan dapur didominasi material kayu, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian atas gereja.
Dalam upaya pemadaman, satu unit mobil Damkar Tulin Onsoi diterjunkan ke lokasi. Petugas juga mendapat bantuan dua armada pemadam milik TNI, personel Batalyon TP 881/BD, aparat kepolisian, serta warga sekitar.
Meski petugas dan masyarakat berjibaku memadamkan api, besarnya kobaran membuat bangunan gereja sulit diselamatkan.
"Satu unit mobil Damkar Tulin Onsoi ditambah dua unit armada mobil pemadam kebakaran milik TNI, personel batalion TP 881/BD, aparat kepolisian serta warga sekitar bekerja sama bahu membahu memadamkan dan menjinakkan kobaran api," katanya.
Setelah lebih dari satu jam proses pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan selama sekitar dua jam untuk mencegah api kembali menyala.
Beruntung rumah pastoral yang berada di sekitar lokasi berhasil diselamatkan. Namun bangunan Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph Sebuku dan dapur pastoral mengalami kerusakan parah akibat kebakaran tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu.
Sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan dan perhitungan.
(*)
Penulis: Fatimah Majid
| Harga Pertamax Naik, DPRD Malinau Desak Distribusi BBM Subsidi Harus Diawasi, Begini Alasannya |
|
|---|
| Operasi Patuh Kayan 2026 Ditunda Sementara, Polres Nunukan Tunggu Jadwal Baru dari Mabes Polri |
|
|---|
| BNN Nunukan Bongkar Fakta Pengguna Narkoba Punya Hak Dua Kali Rehabilitasi, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Ringgit Menguat, 2.286 Orang WNA Malaysia Serbu Nunukan, Terjadi Lonjakan Lebih dari Dua Kali Lipat |
|
|---|
| Penerima Bantuan Pangan di Nunukan Timur Naik 300 Persen, Lurah Sebut Banyak Warga Layak Terima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/12062026-kebakaran-Gereja-Katolik-Paroki-Santo-Yoseph-Sebuku-02.jpg)