Selasa, 7 April 2026

Ramadan 2026

Mutiara Ramadhan: Menyempurnakan Hubungan Sesama Manusia

Ada 4 perkara yang menjadi penyebab sehingga seseorang itu diangkat oleh Allah derajatnya kepada derajat yang paling tinggi.

Editor: Adhinata Kusuma
Tribunnews.com
Drs H Anwar Sadat, M.Ag, Bupati Tanjung Jabung Barat  

Drs H Anwar Sadat, M.Ag

Bupati Tanjung Jabung Barat 

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillahi wahdah.
Wassalamu alaihi rasulullah Muhammad ibnu abdillah,
wa ala alihi wa ashabihi wa mawalah.
La haula wala quwata illa billah amma badu.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lalu kemudian diajarkan beliau kepada para sahabat, lalu diajarkan lagi kepada berikut berikutnya, sampailah pada ulama-ulama kita.

Salah satu pengajaran yang diberikan oleh rasulullah kepada ulama-ulama kita, dan lalu kemudian ulama-ulama kita itu menyampaikan kepada kita semua, salah satu yang disampaikan oleh para hukama kepada kita adalah ada 4 perkara yang menjadi penyebab sehingga seseorang itu diangkat oleh Allah derajatnya kepada derajat yang paling tinggi, derajatul abdi, diangkat oleh Allah derajat seorang hamba dengan derajat yang tinggi.

Salah satunya adalah karena al-hilm.

Hilm artinya orang yang bijak, orang yang penyantun.

Oleh karena itu, Allah subhanahu wa ta'ala menisbahkan namanya dengan Al-Halim, penyantun.
Kalau kita sebagai hambanya maka disebut Abdul Halim.

Kaum muslimin rahimakumullah, orang-orang yang penyantun, orang-orang yang bijak adalah orang-orang yang patut kita segani, orang-orang yang harus kita jadikan patronasi dalam kehidupan.

Kita malu melihat orang-orang yang penyantun, maka nabi mengingatkan kepada kita nanti akan datang satu zaman yang dia tidak punya rasa malu terhadap orang yang memiliki sifat penyantun.

Maka apabila ada orang yang memiliki sifat penyantun, orang-orang yang bijak, maka itulah tanda sifat bahwa orang itu akan diangkat oleh Allah ke derajat yang paling tinggi.

Lalu yang ke-2 adalah sifat tawaduk.

Orang-orang yang rendah hati, orang-orang yang selalu tidak menyombongkan dirinya, baik dengan pangkat dan jabatan, harta, ataupun ilmu pengetahuan yang dia miliki.

Tetapi semakin dia banyak dianugerahkan oleh Allah, lalu dia semakin rendah hati dalam hidupnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved