Breaking News:

Kaum Milenial

KPU Kaltara Gunakan Trik Khusus Tarik Minat Kaum Milenial di Pilkada 2020

Komisoner KPU Kaltara Hariyadi Hamid, mengakui tantanganterbesar KPU Kaltara dalam partisipasi pemilih adalah kaum milenial

TribunKaltara.com / Risnawati
Komisioner KPU Kaltara, Hariyadi Hamid 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Divisi Sosilisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Hariyadi Hamid, mengakui tantangan terbesar KPU Kaltara dalam partisipasi pemilih adalah kaum milenial.

Karakter generasi ini cukup berbeda dengan generasi lainnya.

Kaum milenial ini, kata dia, punya kecenderungan melek teknologi informasi, bahkan sangat cepat perkembangan teknologi informasi yang mereka bisa kuasai.

Karena kaum milenial ini sering menggunakan teknologi informasi, mereka punya kecenderungan untuk menyendiri.

"Misalnya bergaul dengan orang tapi mereka aktivitasnya sendiri-sendiri, seperti memegang handphone dan sebagainya," ucap Hariyadi, Rabu (16/9/2020).

Penguatan terkait program sosialisasi KPU Kaltara, tentu menyasar kelompok milenial ini menggunakan pendekatan yang berbeda. Pendekatan itu, tentunya menggunakan teknlogi informasi.

Komisioner KPU Kaltara Hariyadi Punya Ritual Khusus Tiap Malam Selama Pandemi Coid-19

Dukung Pilkada Serentak, Kepala Disdukcapil Kaltara Siap Berikan Data kepada Penyelenggara Pemilu

KPU Beberkan Penyebab Jumlah Pemilih di Nunukan Menurun Signifikan

"Tidak mungkin pendekatan konfensional seperti misalnya memasang spanduk, pendidikan pemilih, atau sosialisasi mengumpulkan di satu tempat," ujarnya.

Pria kelahiran 1980 ini mengatakan, kebanyakan generasi milenial ini adalah kategori-kategori yang lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya.

Tak hanya itu, untuk menarik minat kaum milenial untuk berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020 mendatang, KPU Kaltara juga mengadakan perlombaan yang bisa mereka ikuti.

"Kami punya program yang namanya lomba infografis yang dilakukan secara virtual, lalu ada program pembuatan film pendek. Mudah-mudahan mereka mau ikut dan menjadi bagian menyebar informasi dari hasil kreasi mereka," harapnya.

(*)

(TribunKaltara.com/Risnawati)

Penulis: Risnawati
Editor: Junisah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved