Breaking News:

Cegah Kemacetan, Dishub Kaltara Bakal Pasang Rambu Larangan Parkir di Jalan Durian Tanjung Selor

Cegah kemacetan, Dishub Kaltara bakal pasang rambu larangan parkir di Jalan Durian Tanjung Selor.

Penulis: Amiruddin | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN
Ruas Jl Durian, Tanjung Selor, yang tengah direhabilitasi. TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Cegah kemacetan, Dishub Kaltara bakal pasang rambu larangan parkir di Jalan Durian Tanjung Selor.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara ( Dishub Kaltara ), Taupan Majid, mengatakan ruas Jl Durian, Tanjung Selor, bakal dipasangi rambu larangan parkir.

Jl Durian merupakan salah satu ruas jalan provinsi, yang saat ini dalam tahap pelebaran.

Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha Lantik Iptu Supangat Jadi Kasat Lantas Gantikan Iptu Yudi Pribadi

Gelar Baksos Peringati HUT Ke-75 TNI, Ini Harapan Dandim 0911 Nunukan Letkol Eko Pur Indriyanto

Dirpolairud Polda Kaltara Sebut Bersama Satrol Lantamal XIII Tarakan Bagai Ngopi Bareng di Laut

Panjangnya sekira 1,8 kilometer, yang menghubungkan Jl Durian dan Jl Sengkawit.

"Arus lalu lintas di Jl Durian itu kalau pagi hari atau jam kantor padat sekali. Makanya kalau pelebaran telah selesai, kita pasang larangan parkir di sisi jalan," kata Taupan Majid, kepada TribunKaltara.com, Senin (1/10/2020).

Ditambahkan Taupan, sama seperti ruas Jl Rambutan atau depan Gedung Gabungan Dinas Kaltara, yang dilarang parkir pada waktu tertentu.

"Tujuannya untuk mencegah kemacetan. Paling penting sebenarnya itu kesadaran masyarakat," tambahnya.

Nantinya kata dia, Dishub Kaltara bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim), untuk pemasangan rambu lalu lintas.

Utamanya jika proyek rehabilitasi telah rampung dikerjakan.

"Pada prinsipnya, Pemprov Kaltara menginginkan arus lalu lintas berjalan lancar, makanya sarana prasarana terus kita benahi," ujarnya.

Yang terpenting kata dia, kesadaran masyarakat Kaltara agar tidak memarkir kendaraannya sembarangan.

Seperti di ruas jalan yang padat arus lalu lintas setiap harinya, di Kaltara.

"Kita akan sosialisasi secara bertahap. Jika tetap melanggar, tentu akan ditindak," ungkapnya.

Koordinasi

Sebelumnya, Kadis DPUPR-Perkim Kaltara, Sunardi, meminta warga tak lagi memanfaatkan ruas jalan sebagai lahan parkir.

Utamanya ruas jalan yang setiap hari ramai arus lalu lintas, seperti Jl Durian, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara.

Ruas jalan tersebut saat ini tengah diperlebar oleh Pemprov Kaltara.

Sunardi mengaku, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dishub Kaltara, menyikapi kendaraan yang kerap diparkir di sisi jalan.

"Kita lebarkan berapapun, jika masih saja ada kendaraan yang diparkir, tentu tetap akan mengganggu pengguna jalan. Makanya ke depannya kita akan berkoordinasi dengan Dishub Kaltara, agar tak ada lagi kendaraan terparkir di sisi jalan,' kata Sunardi.

Sunardi menambahkan, pengerjaan pelebaran jalan di Jl Durian direncanakan tembus hingga Jl Sengkawit.

Ruas jalan yang diperlebar tersebut, memiliki panjang sekira 1,8 kilometer.

"Lebarnya bervariasi sekira 1,7 meter sampai 2 meter. Kita lebarkan satu sisi dulu, dan tahun depan diupayakan satu sisi lagi," tambahnya.

Dikatakan Sunardi, pelebaran ruas Jl Durian menelan anggaran sekira Rp 4 miliar.

Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara.

Gubernur Kaltim Isran Noor Sebut Pandemi Covid-19 Membuat Kita Tidak Enak dan Tidak Ramah

Terpilih Menjadi Presiden PKS 2020-2025, Lihat Profil Lengkap Ahmad Syaikhu

HUT TNI ke 75, Kodim 0912 dan Kepolisian Kubar Ajak Masyarakat Perangi Covid-19

"Mestinya kita overlay juga, tetapi kita perlebar dulu. Kita kerjakan bertahap," ujarnya.

Pantauan TribunKaltara.com, saat ini sejumlah alat berat berada di sisi kiri jalan.

Termasuk beberapa pekerja, yang tengah melakukan pengerjaan jalan.

( TribunKaltara.com / Amiruddin )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved