Breaking News:

Marak Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja, Dandim 0911/Nunukan Bekali Dasar Hukum ke Prajurit TNI

Maraknya aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja, Dandim 0911/Nunukan berikan pengetahuan dasar hukum ke prajurit TNI

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Cornel Dimas Satrio
HO / Kodim O911/Nunukan
Dandim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, saat memberikan bekal pengetahuan kepada prajurit Kodim. 

TRIBUNKALTARA,COM NUNUKAN – Maraknya aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja, termasuk di Kabupaten Nunukan, membuat Dandim 0911 Nunukan tak tinggal diam.

Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, memberikan bekal pengetahuan kepada seluruh prajurit di Aula Makodim.

"Bekal yang saya berikan kepada seluruh prajurit yaitu terkait dasar hukum yang berkaitan dengan UU Cipta Kerja, termasuk hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan apabila sedang terlibat pengamanan aksi unjuk rasa," kata Dandim 0911 Nunukan Eko saat memberikan bekal pengetahuan kepada prajurit Kodim, Jumat (16/10/2020), pagi.

Menurut Dandim Eko, sesuai instruksi KASAD pada saat vicon belum lama ini, seluruh jajaran satuan bawah wajib untuk tahu dasar hukum dan bekal pengetahuan saat terlibat pengamatan di lapangan.

Lantaran, ini dilakukan demi menghindari kesalahpahaman, benturan dan fitnah yang membuat kondisi aksi semakin memburuk.

Baca juga: Pengakuan Perwira Polisi yang Dituduh Lakukan Tindak Asusila, Kini Dicopot dari Wakapolres Takalar

Baca juga: VALENTINO ROSSI Marah Usai Dinyatakan Positif Virus Corona, The Doctor Absen di MotoGP Aragon

Baca juga: Kebutuhan Pokok di Lumbis dan Krayan Tersendat Imbas Malaysia Lockdown, Begini Solusi Pemerintah

“Dalam UU No. 09 Tahun 1998, kecuali beberapa tempat yang tidak diperbolehkan untuk aksi unjuk rasa antara lain istana presiden, tempat ibadah, instansi militer, rumah sakit, pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, terminal angkutan darat dan obyek vital lainnya," ujar Eko.

Bahkan, dia juga menekankan kepada setiap anggota untuk memahami hak dan kewajiban setiap orang dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Eko mencontohkan, seperti wajib menghormati hak dan kebebasan orang lain yang tidak mengikuti aksi unjuk rasa, wajib menghormati aturan moral yang berlaku di masyarakat, wajib menghormati aturan hukum yang berlaku dan wajib menjaga ketertiban umum serta wajib menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Selain itu, Dandim juga mengingatkan kembali terkait pengamanan di instalasi satuan Kodim.

“Untuk prajurit agar tidak memfasilitasi atau membantu para demonstran yang anarkis baik itu sebelum, selama dan setelah aksi unjuk rasa," tutur Eko.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved