Breaking News:

Virus Corona Nunukan

Antisipasi Pandemi Covid-19, Imigrasi Klas II Nunukan Terapkan Eazy Passport dan Sarankan Ini

Antisipasi pandemi Covid-19, Imigrasi Klas II Nunukan terapkan eazy passport dan sarankan ini.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis
Kepala Imigrasi Klas II TPI Nunukan, Hanton Hazali saat ditemui di Kantor Imigrasi, Jalan Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, Kamis (26/11/2020), pagi. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Antisipasi pandemi Covid-19, Imigrasi Klas II Nunukan terapkan eazy passport dan sarankan ini.

Aktivitas layanan penertiban paspor di kantor Imigrasi klas II TPI Nunukan menurun drastis.

Pasalnya, permintaan paspor hampir 90 persen menurun di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Giliran Gatot Nurmantyo Soroti Perintah Pangdam Jaya Copot Baliho Habib Rizieq, Bisa Dapat Teguran?

Baca juga: Disdukcapil Raih Predikat OPD Pelayanan Publik Tertinggi di Malinau, Wesly Ding: Ini Kerja Keras Tim

Baca juga: Prostitusi Online, Polisi Temukan Alat Kontrasepsi saat Gerebek Artis ST dan MY Threesome di Hotel

Hal itu diungkapkan Kepala Imigrasi klas II TPI Nunukan, Hanton Hazali.

"90 persen menurun, dalam satu hari ada satu sampai dua orang yang datang. Sebenarnya Malaysia yang lockdown, kalau kita tetap buka pelayanan. Soal berkurang permintaan karena ekonomi agak sulit saat ini dan belum dibuka jalur resmi ke Malaysia," kata pria yang akrab disapa Hanton itu kepada TribunKaltara.com, Jumat (27/11/2020), pukul 11.00 Wita.

Meskipun permintaan menurun, Hanton mengatakan pihaknya, terus mendorong masyarakat Kabupaten Nunukan untuk membuat paspor.

Bahkan, pihaknya sudah mulai menerapkan eazy passport yakni layanan jemput bola pembuatan paspor di masa pandemi Covid-19.

"Ngurus paspor kan belum tentu keluar negeri, masa berlaku paspor itu lima tahun. Selama pandemi Covid-19, masyarakat tidak usah ke kantor. Kami ada yang namanya eazy passport, ini layanan jemput bola, bisa ke rumah warga, komunitas, ataupun perkantoran, tergantung permintaan masyarakat," ucap Hanton.

Diketahui saat ini, pihak Imigrasi Klas II Nunukan sedang lakukan layanan jemput bola di wilayah III, Krayan.

"Data sementara ada sekira 50 orang pendaftar, kami masih melihat tiga hari ke depan seperti apa. Kendalanya saat ini soal jaringan, karena mereka kirim informasi dari Krayan agak susah. Setelah paspor jadi, akan kami kirim ke pos kami di Krayan," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved