Breaking News:

Virus Corona Tarakan

UPDATE Tambah 21, Kasus Positif Covid-19 Kota Tarakan Jadi 801, Diantaranya dari Klaster Pilkada

Update tambah 21, kasus positif Covid-19 Kota Tarakan jadi 801, diantaranya dari Klaster Pilkada.

Kolase TribunKaltara.com / freepik
Update Covid-19 Tarakan. (Kolase TribunKaltara.com / freepik) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Update tambah 21, kasus positif Covid-19 Kota Tarakan jadi 801, diantaranya dari Klaster Pilkada.

Bertambah lagi jumlah kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di Kota Tarakan hari ini, Senin (30/11/20)

Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Tarakan hari ini berjumlah 21 kasus. Adapun identitasnya yaitu, Rs (26), H (31), FTR (28), H (28), AS (52), D (58), dan RA (25).

Baca juga: Debat Publik Ketiga Pilgub Kaltara, Ketua KPU Kaltara Ajak ke TPS dan Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Keciprat Rp 11,49 Triliun dari APBN, Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi : Belanja Secara Objektif

Baca juga: UMK Nunukan Ditetapkan Rp 3.083.182, Kabag Humpro Setkab Nunukan Minta Semua Perusahaan Patuhi

Selanjutnya, N (40), MS (57), MNK (43), A (60), ABA (35), TS (57), NF (17), S (41), Sf (37), TSP (44), A (59), TN (20), AA (39), dan EFS (27).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti mengatakan, dari 21 pasien baru konfirmasi positif ini, 1 diantaranya merupakan klaster pemilihan kepala daerah (Pilkada)

Devi mengatakan, pasien tersebut tentunya tidak diperkenankan mengikuti Pilkada, mengingat pesta demokrasi di Kalimantan Utara tinggal menghitung hari.

Melalui Devi diketahui, isolasi dihitung sejak yang bersangkutan melakukan pemeriksaan swab atau rapid test dengan hasil reaktif.

"Karena ini kan biasanya yang tanpa gejala ya. Maka berarti bisa 10 hari (isolasi mandiri). Tapi tentunya saat pemeriksaan swab kedua, dia negatif," ujar dr Devi.

Dia menambahkan, bisa saja dalam waktu 5 hari si pasien mendapatkan hasil swab negatif Covid-19, maka pasien dapat menjalani sisa isolasinya sampai 10 hari dan beraktivitas kembali.

Wanita berambut panjang ini menyarankan untuk tidak mengikuti aktivitas pemilihan pada hari H.

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved