Breaking News:

Pilkada Nunukan

Siap Hadapi Gugatan Pasangan Danni Iskandar-Muhammad Nasir di MK, Begini Reaksi KPU Nunukan Kaltara

Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Nunukan digugat oleh pasangan calon (Paslon) Bupati Nunukan nomor urut 02, Danni Iskandar-Muhammad Nasir .

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Penyerahan plakat nomor urut dua kepada Paslon Dani-Nasir oleh Ketua KPU Nunukan. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Nunukan digugat oleh pasangan calon (Paslon) bupati Nunukan nomor urut 02, Danni Iskandar-Muhammad Nasir .

Diberitakan sebelumnya, Paslon bertagline Damai itu tidak menerima penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan bupati-wakil bupati Nunukan oleh KPU Nunukan pada 16 Desember lalu.

Dari informasi yang dihimpun, sebagai pemohon, Paslon Damai menduga selisih perolehan suara yang ditetapkan oleh KPU Nunukan disebabkan beberapa unsur yakni money politic, pemilih siluman.

Baca juga: Harga Barang di Krayan Nunukan Melambung, Elpiji 14 Kg Tembus Rp 1,5 Juta, Gula Rp 40 Ribu Per Kilo

Baca juga: Antisipasi Kluster Natal, Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat Sion Nunukan Ibadah Dua Kali

Baca juga: Danni Iskandar-Muhammad Nasir Gugat Hasil Pilkada Nunukan ke MK, Sebut Banyak Dugaan Kecurangan

Tidak hanya itu, pemohon bahkan menduga C hasil Kwk tidak sesuai antara jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dengan jumlah pengguna hak pilih.

Ketua KPU Nunukan, Rahman mengatakan perihal adanya gugatan yang dilayangkan oleh Paslon nomor urut 02 ke Mahkamah Konstitusi (MK) dijamin oleh Undang-undang.

Namun, hingga hari ini pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari MK terkait gugatan tersebut.

"Kami belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi dari MK. Soal gugatan itu hak yang biasa dalam demokrasi," kata Rahman kepada TribunKaltara.com , melalui telepon seluler, Minggu (20/12/2020), pukul 10.00 Wita.

Menurut dia, gugatan ke MK yang ditempuh oleh Paslon 02 itu merupakan langkah hukum yang tepat.

"Jalur ditempuh oleh pemohon itu sudah tepat ketika tidak menerima hasil KPU ," ucapnya.

Kendati demikian, Rahman mengaku sudah mendapatkan informasi gugatan melalui pemberitaan di media termasuk website MK.

Baca juga: Bupati Nunukan Asmin Laura Terbitkan Surat Edaran Larang Perayaan Malam Tahun Baru, Ini Alasan

Baca juga: Suplai BBM Langka, Warga Krayan Antre 3 Liter Untuk 3 Hari, DPRD Nunukan Soroti Pembangunan

Baca juga: 155 Deportan Malaysia Tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, BP2MI Fasilitasi Sampai Kampung Halaman

"Proses gugatan di MK itu panjang ada 14 tahapan. Mulai register, perbaikan, sampai ada pemberitahuan kepada pihak termohon . Secara resmi kami belum terima, kami hanya melihat sebatas di website MK saja," tutur Rahman.

Meskipun baru pertama kali mendapat gugatan di MK, mantan Ketua Bawaslu Nunukan itu mengaku dirinya sudah siap ketika diminta hadir di persidangan MK nanti.

"Kami ingin melihat dulu materi gugatannya seperti apa. Kami siap hadir ketika diminta oleh MK . Bahkan kami siapkan kuasa hukum karena itu mekanisme beracara di MK ," ujarnya.

(*)

( TribunKaltara.com / Felis )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved