Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan Ungkap Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Akan Diseleksi Ulang

Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan ungkap Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama akan diseleksi ulang.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Wakil Gubernur Kaltara, Yansen Tipa Padan. ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan ungkap Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama akan diseleksi ulang.

Setelah mengumumkan untuk melakukan penghentian pengadaan barang dan jasa.

Pemprov Kaltara mengatakan, akan melakukan seleksi ulang, untuk jabatan pratama tinggi atau JPT di lingkup Pemprov Kaltara.

Baca juga: Pengadaan Barang dan Jasa Dihentikan, Wagub Kaltara Yansen TP Beber Sektor yang Menjadi Prioritas

Baca juga: Sertijab Zainal A Paliwang - Yansen TP, Ketua DPRD Kaltara Sambut Baik Ajakan Mengenakan Batik

Baca juga: Lakukan Evaluasi Proyek, Wagub Kaltara Yansen TP Jelaskan Maksud Penghentian Pengadaan Barang & Jasa

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Kaltara, saat ditemui di Kantor Gubernur, Tanjung Selor.

Menurutnya, tahapan seleksi jabatan pratama tinggi, bagi kandidat yang telah lolos dari hasil seleksi terbuka lalu, seharusnya dilanjutkan oleh pemerintahan sebelumnya.

"Aturannya sudah tidak boleh, itukan kebijakan sebelumnya," ujar Wakil Gubernur Kaltara, Yansen Tipa Padan, Selasa (23/2/2021).

"Kalau sudah selesai, kenapa tidak dikerjakan dan tidak dilanjutkan," tambahnya.

Mantan Bupati Malinau dua periode ini mengatakan, pihaknya akan melakukan seleksi ulang terhadap posisi jabatan pratama tinggi.

Baca juga: Jadi Bupati Terpilih Gantikan Yansen TP, Wempi W Mawa: Kemenangan Ini Milik Masyarakat Malinau

Baca juga: SAH, KPU Tetapkan Wempi-Jakaria Jadi Bupati dan Wabup Malinau, Gantikan Yansen Tipa Padan

Baca juga: DPRD Kaltara Akan Bentuk Pansus Pencemaran Sungai Malinau, Ini Respons Wagub Yansen Tipa Padan

"Ya pasti, kalau kami pasti akan mengisi lagi
kami akan seleksi ulang lagi, kalau kami tidak ada hubungannya dengan yang lalu," tuturnya.

Diketahui, proses seleksi terbuka untuk jabatan pratama tinggi dimulai pada Mei 2020 lalu.

Namun, kelanjutan proses seleksi jabatan pratama tinggi tertunda, karena belum mendapatkan izin pelantikan dari Kemendagri.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved