Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

DVI Polri Resmi Hentikan Identifikasi Korban Sriwijaya Air, Ini Daftar 59 Nama yang Sudah Dikenali

Tim DVI Polri resmi menghentikan identifikasi korban Sriwijaya Air SJ 182, ini daftar 59 nama yang sudah dikenali.

KOMPAS.COM
SRIWIJAYA AIR JATUH - Petugas gabungan membawa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

Selama operasi DVI yang melibatkan ahli dari berbagai bidang Tim DVI sudah memeriksa 744 sampel DNA, 174 sampel DNA antemortem dari pihak keluarga.

Lalu 570 sampel DNA postmortem yang diambil dari bagian tubuh jenazah.

DNA merupakan satu dari tiga parameter identifikasi DVI selain sidik jari dan gigi.

Dari keseluruhan sampel Tim DVI berhasil mengidentifikasi 59 korban dari 62 penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang dilaporkan jadi korban kecelakaan.

Sementara tiga korban yang belum teridentifikasi hingga operasi dihentikan yakni Panca Widia Nursanti (46), Dania (2), dan Arkana Nadhif Wahyudi (7 bulan).

"Jadi dengan keberhasilan identifikasi hari ini jumlah seluruh korban yang berhasil diidentifikasi sebanyak 59 korban, dan seluruh jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," kata Rusdianto saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Selasa (2/3/2021).

Rusdianto menuturkan tiga korban tersebut belum teridentifikasi karena sampel data postmortem atau bagian tubuh jenazahnya belum ditemukan.

Baca juga: TERJAWAB! Data Kotak Hitam Dibeber KNKT, Komunikasi Capt Afwan ke ATC Sebelum Sriwijaya Air Jatuh

Tanpa adanya bagian tubuh jenazah hasil operasi SAR di lokasi kecelakaan maka data pembanding antemortem dari pihak keluarga inti korban tidak bisa dicocokkan.

Namun bila nantinya Tim SAR menemukan bagian tubuh korban di perairan Kepulauan Seribu lokasi kecelakaan, tidak menutup kemungkinan korban bisa teridentifikasi.

Mengingat meski operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 sudah dihentikan sejak 21 Januari 2021, Tim SAR tetap melakukan pemantauan di perairan Kepulauan Seribu.

Halaman
1234
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved