Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

98 Jiwa jadi Korban Kebakaran, Bantuan Terus Berdatangan, BPBD Nunukan tak Tetapkan Tanggap Darurat

98 jiwa jadi korban kebakaran, bantuan terus berdatangan, BPBD Nunukan tak tetapkan tanggap darurat.

TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Korban kebakaran secara bergantian mengambil paket sembako yang datang dari Pemerintah Provinsi Kaltara di posko bantuan, halaman Gedung Amalia Nunukan, Rabu (24/03/2021), siang. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - 98 jiwa jadi korban kebakaran, bantuan terus berdatangan, BPBD Nunukan tak tetapkan tanggap darurat.

Hingga kini bantuan logistik terus berdatangan di posko bantuan yang didirikan oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Selasa (23/03/2021), kemarin pagi.

Tak hanya dari pemerintah daerah, sejumlah paket sembako, perlengkapan bayi, perlengkapan dapur, dan lainnya juga berdatangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga: Toko Emas di Nunukan Hangus Dilahap Api, Pemilik Hanya Selamatkan Satu Sepeda Motor dan Ijazah Anak

Baca juga: Kebakaran di Nunukan, Toko Emas hingga Kios Penjual Kue Ludes Terbakar, Korban Terpaksa Mengungsi

Baca juga: Prakiraan Cuaca Rabu 24 Maret 2021, BMKG Prediksi 14 Wilayah di Nunukan Bakal Diguyur Hujan

Kasubid Kedaruratan BPBD Nunukan, Hasan, mengatakan bantuan sembako dari pemerintah daerah sudah disalurkan kemarin siang kepada korban kebakaran rumah secara langsung.

Selain itu juga, dari BPBD Kaltara juga mengirim bantuan berupa paket sembako.

"Bantuan yang datang itu sesuai jumlah KK yang terdampak. Kemarin ada bantuan dari BPBD provinsi berupa paket sembako sudah kami salurkan kepada korban. Dari 28 KK yang terdampak, masih ada 10 KK yang belum ambil. Dari Dinas Sosial provinsi juga ada paket keperluan bayi. Hari ini rencana ada paket bayi juga dari Dinas Sosial Provinsi. Kalau paket sembako agak mudah didapat ketimbang dana, karena ada mekanismenya. Sementara ini, bantuan dari warga juga ada berupa besar dan telor ayam," kata Hasan kepada TribunKaltara.com, Rabu (24/03/2021), pukul 14.00 Wita.

Menurutnya, data korban terdampak kebakaran dari dua kelurahan bersifat dinamis. Terakhir data yang masuk ada 28 KK dan sebanyak 98 jiwa ikut terdampak.

Sementara itu, kata Hasan, pihaknya mendapat arahan dari Gubernur Kaltara saat meninjau ke lapangan, untuk segera menyalurkan bantuan logistik kepada korban setelah semua data diolah.

"Data yang masuk ke kami itu dinamis sifatnya. Sehingga harus direkap kembali dan ini juga menjadi kendala kami untuk menyalurkan bantuan langsung kepada korban. Apalagi kemarin sore, ada arahan dari Pak Gubernur saat meninjau ke sini. Kata beliau jangan terlalu lama menyimpan bantuan. Kalau data sudah diolah langsung didistribusikan," ucapnya.

Hasan mengaku, pihaknya tidak menetapkan status tanggap darurat bencana non alam, pasalnya dampak dari 19 bangunan yang terbakar itu tidak terlalu besar.

Halaman
12
Penulis: Febrianus Felis
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved