Wawancara Eksklusif

Cerita I Gede Pasek Suardika soal Anas ‘Dikudeta’, Sebut KLB itu Karma Luar Biasa untuk SBY

I Gede Pasek Suardika, eks loyalis Anas Urbaningrum menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah 'kudeta' saat Anas jadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Editor: Sumarsono
HO
I Gede Pasek Suardika 

Kurang lebih begini, bagi mereka yang bermasalah dengan hukum agar keluar dari partai. Kita baca itu, karena nama Mas Anas disebut terlibat kasus hambalang.

Tapi status hukum tidak ada, terperiksa pun belum. Baru disebut di media. Singkat cerita, program dari pendiri ini gagal.

Tidak mampu melakukan penetrasi secara maksimal karena status Anas tidak ada apa-apa.

Sampai kemudian, pertarungan ketat terus. Timpa opini, penetrasi. Semakin berjarak antara Cikeas dan Duren Sawit. Secara politik juga berjarak. Akhirnya, kami sudah membaca ketika Pak SBY ke Arab.

Beliau berangkat, kira-kira sudah dekat ini. Ternyata tanggal 4 Februari, beliau jumpa pers di sana, memberikan pertanyaan kepada KPK.

Tidak lazim, kunjungan kepala negara, kepala pemerintahan, sebagai presiden di sana jumpa pers dari Jeddah. Sudah mau pulang, kok belum-belum jadi tersangka, itu tafsir kita.

Kasih sinyal mungkin begitu lah. Bahasanya adalah mempertanyakan tentang kepastian status hukum Anas Urbaningrum.

Baca juga: Diduga tak Direstui Kawin, Anak Tega Potong Kepala Ayah Kandung, Bawa Potongan Tubuh Keliling Desa

Lah orang tidak jadi tersangka kok tanya kepastian. Bahasanya lucu juga, beliau bilang, dipastikan statusnya Anas Urbaningrum kalau memang bersalah katakan bersalah, kalau tidak bersalah tolong jelaskan kenapa tidak bersalah.

Itu bahasa yang kurang lazim. Tanggal 4 itu. Ketika beliau balik ke tanah air, tanggal 7 malam bertemu dengan Pak Syarief Hasan dan beberapa orang.

Di situ muncul sprindik KPK bocor. Ternyata sprindik itu tidak didahului gelar perkara. Benang merahnya, yang meneken Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang hari ini dipercaya sama kubu AHY jadi benang merahnya agak panjang.

Muncul, jadi ramai, walau komite etik berjalan Syarief Hasan membantah, "Saya tidak pernah ngomong gitu,".

Tapi kan' wartawan ada, semua media memuat itu. Syarief Hasan lah yang membocorkan pertama kali bahwa Anas sudah tersangka.

Kalau tanggal 7 disebutkan Anas sudah tersangka. Tanggal 8 SBY menyambut dengan membuat rapat majelis tinggi.

Di sana diundang seluruh majelis tinggi, termasuk Anas Urbaningrum sebagai wakil ketua majelis tinggi.

Itu yang disebut bang Jhoni Allen, yang dibilang kudeta SBY terhadap AU. Di forum itu. Kalau orang bicara kapan proses kudeta mendapatkan titik legitimasi secara politik faktual kita bisa baca 8 Februari.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved