Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Kompetisi Kewirausahaan Mahasiswa Politeknik Malinau, Raup Keuntungan Manfaatkan Modal Terbatas

Kompetisi perdana Kewirausahaan Mahasiswa Politeknik Malinau tahun 2021 mulai dibuka sejak Sabtu sore kemarin.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kompetisi Kewirausahaan Politeknik Malinau digelar pada sore akhir pekan di Alun-alun Pro Sehat, Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Sabtu sore (27/3/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kompetisi perdana Kewirausahaan Mahasiswa Politeknik Malinau tahun 2021 mulai dibuka sejak Sabtu sore kemarin.

Kegiatan yang juga merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah kewirausahaan tersebut rencananya digelar selama 2 hari, pada akhir pekan di alun-alun Pro Sehat Kabupaten Malinau.

Peserta yang merupakan mahasiswa Politeknik Malinau ditantang untuk menyiapkan produk jadi memanfaatkan bahan-bahan lokal.

Baca juga: Vaksin Corona Tahap 2 di Malinau Tambah 170 Vial, Persiapan Belajar Tatap Muka Guru Bakal Divaksin

Baca juga: Terdampak Pandemi Covid-19, Sektor Pariwisata di Malinau Masih Stagnan, Strategi Promosi Disorot

Baca juga: Dilantik Jadi Bupati Malinau, Ini Program Prioritas Topan Amrullah Jalani Sisa Masa Jabatan

Wakil Direktur 1 Bidang Akademik Politeknik Malinau, Oktrianus Charles mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan pertama di tahun ajaran 2021.

Juga merupakan kegiatan akademik perdana yang dilombakan di Politeknik Negeri Malinau.

"Ini merupakan kegiatan perdana di tahun 2021, juga merupakan kompetisi akademik perdana yang digelar oleh Politeknik Malinau," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Minggu (28/3/2021).

Sabtu sore kemarin, tampak sejumlah peserta kompetisi menjajakan produk olahan makanan, minuman dan kerjainan tangan di wilayah alun-alun Pro Sehat Malinau.

Oktrianus Charles menjelaskan, tim yang mendaftarkan diri dalam kompetisi kewirausahaan tersebut diberi modal awal sebesar Rp 200 ribu.

Sekira 11 tim yang terdiri dari 4 program studi di Politeknik Malinau dituntut kreatif memanfaatkan sumber daya dan modal terbatas untuk mendapatkan keuntungan.

Peserta ditantang untuk menyiapkan produk olahan menggunakan bahan-bahan lokal, yang selanjutnya dijajakan kepada pembeli.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved