Selasa, 21 April 2026

Berita Tarakan Terkini

SPBU Reguler tak Jual BBM Premium, Anak Buah Erick Thohir Jelaskan Penyebab, Singgung Menteri LHK

SPBU reguler tak lagi jual BBM jenis Premium, anak buah Menteri BUMN Erick Thohir jelaskan penyebab, singgung Mentri LHK.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
ANDI PAUSIAH/TRIBUNKALTARA.COM
Premium sudah tidak lagi diperjualbelikan di Kota Tarakan. ANDI PAUSIAH/TRIBUNKALTARA.COM 

TRIBUNKALTARW.COM, TARAKAN - SPBU reguler tak lagi jual BBM jenis Premium, anak buah Menteri BUMN Erick Thohir jelaskan penyebab, singgung Menteri LHK.

Bahan Bakar Minyak (BBM) premium per Januari 2021 resmi tidak lagi diperjualkan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Tarakan.

Dibeberkan Azri Ramadan Tambunan, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Regional V Kaltimut, kebijakan ini mengikuti instruksi pemerintah pusat dan mendorong konsumen menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan sesuai Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2018.

Baca juga: Kadisperindagkop UMKM Tarakan Tegaskan Belum Ada Laporan Soal Warga Beli BBM Pakai Jeriken ke SPBU

Baca juga: SPBU Kerap Kehabisan BBM, Harga Bensin Eceran Dijual Lebih Mahal, Ini Alasan Pemotor Tetap Beli

Baca juga: Dampak Kilang Balongan Terbakar Pasokan BBM Jelang Ramadan Terhambat? Pertamina: Segera Beroperasi

"Kalau premium itu kan, nilai oktan (RON) 88. Untuk kendaraan juga sebenarnya tidak dianjurkan memakai premium lagi," ujar Azri Ramadan.

Sehingga lanjutnya, dengan kondisi dan spesifikasi kendaraan saat ini rerata mensyaratkan RON 90.

Ia melanjutkan jika premium sudah tidak lagi diperjualkan, maka otomatis jatah untuk pertalite yang ditambahkan.

"Pembeli premium bakal beralih ke pertalite atau ke pertamax," ujarnya.

Ia melanjutkan, dasar paling utama premium tidak lagi dijual karena melihat kebutuhan penggunaan BBM kendaraan.

Umumnya sekarang ini lanjut Azri membutuhkan BBM dengan RON 90.

Ini juga berkaitan erat dengan Permen LHK.

Baca juga: Suplai BBM ke Krayan Terbatas, Bupati Nunukan Asmin Laura Beber Penyebab hingga Rencana Tambah SPBU

Baca juga: Pasokan BBM Subisidi di Perbatasan RI-Malaysia Terbatas, Warga Krayan Nunukan Terhambat ke Sawah

Baca juga: Harga BBM di Krayan Sempat Rp 35.000 Per Liter Sekarang Mulai Normal, tapi Bahan Bangunan Langka

Seiring penghilangan premium lanjut Azri, Pertamina merilis program Langit Biru.

Adapun program Langit Biru dimaksudkan untuk menggantikan premium juga solar.

"Kalau saat ini yang digunakan bukan lagi solar, tapi bio solar dan dexlite," pungkasnya. (*)

Penulis: Andi Pausiah

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved