Kamis, 23 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Terapung di Laut Dua Hari Satu Malam, Warga Tarakan yang Sempat Hilang Kontak Ditemukan Selamat

Sempat terapung  di lautan dua hari satu malam, Salam Candra, warga Tarakan yang sempat hilang kontak ditemukan dalam kondisi selamat.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Sumarsono
HO/SAR Tarakan
Salam Candra, korban yang menghilang dan terapung-apung selama dua hari di perairan Kaltara akhirnya ditemukan tim SAR, Minggu (2/5/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN –  Sempat terapung  di lautan dua hari satu malam, Salam Candra, warga Tarakan yang sempat hilang kontak ditemukan dalam kondisi selamat.

Salam Candra, warga RT 7 Kelurahan Lingkas Ujung, Tarakan akhirnya berhasil ditemukan tim Search and Reschue (SAR) di sebelah Timur Laut Pulau Bunyu.

Salam ditemukan dalam kondisi lemas setelah terapung-apung dua hari satu malam pasca ia diberitakan loss contact (putus kontak) dengan keluarga, Sabtu (1/5/2021).

Sempat terapung  di lautan dua hari satu malam, Salam Candra, warga Tarakan yang sempat hilang kontak ditemukan dalam kondisi selamat.
Sempat terapung  di lautan dua hari satu malam, Salam Candra, warga Tarakan yang sempat hilang kontak ditemukan dalam kondisi selamat. (HO/SAR Tarakan)

Kepala Kantor Search and Reschue (SAR) Kota Tarakan menjelaskan, operasi pencarian resmi ditutup pada Minggu (2/5/2021) hari ini.

Pria berusia 53 tahun itu sebelumnya dilaporkan hilang kontak dengan keluarga saat perjalanan dari Pulau Selayu menuju Tarakan.

Baca juga: Pencarian Warga Hilang Kontak Memasuki Hari  Kedua, Tim SAR Tarakan Siapkan Peralatan Medis 

Salam Candra berhasil ditemukan pada pukul 13.45 Wita oleh tim SAR bersama speedboatnya dalam kondisi terapung-apung di sebelah Timur Laut Pulau Bunyu atau di titik koordinat  03°24'198"N 118°07'890"E dengan jarak 40 mil dari LKP.

" Korban langsung dievakuasi bersama speedboat-nya menuju Pelabuhan Tengkayu Satu Kota Tarakan dan diserahkan kepada pihak keluarga," ungkap Amiruddin dalam rilisnya pukul 16.05 WITA.

Korban dibawa menuju Pelabuhan Tengkayu Satu pada pukul 14.10 WITA dan tiba di pelabuhan pukul 15.45 WITA.

"Dengan ditemukannya korban maka oeprasi pencarian dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 16.00 WITA," urai Amiruddin.

Baca juga: 18 Tahun jadi Guru Honorer di Perbatasan RI-Malaysia, Lulusan S1 ini Diupah Rp 300 Ribu Per Bulan

Nasir, Ketua RT 7 Kelurahan Lingkas Ujung membenarkan ditemukannya korban.

Korban adalah salah satu warganya. Korban tiba di kediamannya dan langsung disambut warga.

Pihaknya juga sempat ikut melakukan pencarian pada pagi hari tadi.

"Awal dengar berita langsung anak saya dan keluarganya hubungi SAR. Kemudian tadi saya mau ikut dengan rombongan tapi tidak muat," urainya.

Ia pun berinisiatif mengambil soeedboat dan membawa lima orang lagi untuk ikut pencarian.

Baca juga: LENGKAP Amalan, Cara & Niat Mandi Sebelum Salat Idul Fitri 1442 H, Disunnahkan Makan Terlebih Dahulu

" Saya merasa betul-btul sedih sehubungan ini warga kami. Tadi, saya insitif ambil speedboat dam  berangkat lima orang ke arah Pulau Bunyu," ungkap Nasir.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved