Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Gelar Operasi Ketupat Kayan 2021, Kapolda Kaltara Minta Anggota Fokuskan Pengawasan Pos Perbatasan

Gelar Operasi Ketupat Kayan 2021, Kapolda Kaltara minta jajarannya fokuskan pada pengawasan di Pos Perbatasan dan Protokol Kesehatan.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Sumarsono
HO/HUMAS POLDA KALTARA
Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono memimpin Apel Gelar Paskukan Operasi Ketupat Kayan 2021 di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Gelar Operasi Ketupat Kayan 2021, Kapolda Kaltara minta jajarannya fokuskan pada pengawasan di Pos Perbatasan dan Protokol Kesehatan.

Jelang Hari Raya Lebaran, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menggelar Operasi Ketupat Kayan 2021.

Operasi yang akan berlangsung selama 12 hari, mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021 akan berfokus pada pengawasan pelarangan masa mudik lebaran, khususnya di pos-pos perbatasan dan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Wali Kota Tarakan Jadi Inspektur Upacara Apel Operasi Ketupat Kayan 2021 di Mako Polres Tarakan

Baca juga: Polres Nunukan Gelar Operasi Ketupat Kayan 2021, Polisi Minta Warga Antisipasi 4 Titik Rawan Jambret

Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 400 Personel, baik dari satuan Polisi Lalu Lintas maupun Sabhara selama masa Operasi Ketupat Kayan.

Suasana Apel Gelar Paskukan Operasi Ketupat Kayan 2021 di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor, Rabu ( 5/5/2021).
Suasana Apel Gelar Paskukan Operasi Ketupat Kayan 2021 di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor, Rabu ( 5/5/2021). (HO/HUMAS POLDA KALTARA)

“Dalam Operasi Ketupat Kayan ini, ada 400 personel yang kita terjunkan, untuk menjaga pos perbatasan, baik dari Lantas maupun Sabhara,” ujar Kapolda Kaltara, Irjen Pol Bambang Kristiyono, Rabu (5/5/2021).

“Lalu nanti juga akan ditambah dari Kodim, Satpol PP dan Dinkes nanti akan membantu back up kita,” tambahnya.

Terkait pos di perbatasan, Jenderal bintang dua ini menitikberatkan pada pintu-pintu masuk, seperti di wilayah perbatasan Kaltim-Kaltara, dan perbatasan RI-Malaysia.

Baca juga: Wali Kota Tarakan Jadi Inspektur Upacara Apel Operasi Ketupat Kayan 2021 di Mako Polres Tarakan

“Untuk posko ada 20 yang taktis di lapangan, tapi yang jelas kita utamakan di perbatasan, seperti di perbatasan Kaltim-Kaltara di Jalan Poros Berau Bulungan Km 57, lalu ada juga di Nunukan, tepatnya di Sebatik,” katanya.

Pihaknya menegaskan, aturan larangan mudik selama 6-17 Mei harus dipatuhi, Irjen Pol Bambang mengatakan, tidak segan-segan memutarbalikan kendaraan yang masuk menuju Kaltara, bila tidak memiliki alasan yang sangat penting.

Wali Kota Tarakan, dr Khairul, MKes saat menjadi inspektur upacara dalam momen Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat  Kayan tahun 2021.
Wali Kota Tarakan, dr Khairul, MKes saat menjadi inspektur upacara dalam momen Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kayan tahun 2021. (HO/HUMAS TARAKAN)

“Kalau di perbatasan itu, yang mau mudik kita kembalikan, kecuali yang punya alasan sangat penting, seperti sakit meninggal, selain itu kita minta kembali,” tegasnya.

Terkait sasaran, pihaknya menargetkan pada potensi kerumunan masyarakat, mengingat di masa pandemi Covid-19, masyarakat yang berkerumun sangat rentan terjadinya penularan virus corona.

Namun di dalam penindakan kerumunan masyarakat, pihaknya akan mengedapankan pendekatan humanis, dan tidak aka nada penindakan hukum.

“Sasarannya kerumunan masyarakat, yang dilarang itu berkerumun, kalau berkerumun, kita minta bubar.

Kalau yang melanggar, kita kedepankan kemanusiaan, kita imbau saja kalau tidak bisa kita beri teguran saja,” tuturnya. (*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved