Breaking News:

Banjir Malinau

Diterjang Bencana Banjir, Bupati Malinau Wempi W Mawa Sebut ini Terbesar Dalam 20 Tahun Terakhir

Diterjang bencana banjir, Bupati Malinau Wempi W Mawa sebut ini banjir terbesar dalam 20 tahun terakhir

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Banjir merendam permukiman warga di Desa Paking, Kecamatan Mentarang. Hingga sore hari ini, banjir berangsur surut di wilayah Mentarang, Minggu sore (16/5/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Diterjang bencana banjir, Bupati Malinau Wempi W Mawa sebut ini banjir terbesar dalam 20 tahun terakhir

Terdampak cuaca ekstrem, sejumlah desa di Kabupaten Malinau tergenang banjir.

Siang hari tadi, Bupati Malinau bersama Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, BPBD dan pimpinan organisasi perangkat di Malinau berkunjung ke sejumlah wilayah banjir.

Baca juga: Antisipasi Banjir Kiriman di Sungai Kayan, Bupati Bulungan Syarwani Sebut Monitor Melalui Camat Peso

Baca juga: Sungai Meluap, Rumah dan Sekolah di 15 Kampung dari 4 Kecamatan Kabupaten Berau Terendam Banjir

Baca juga: Banjir Rendam Rumah di Dua Desa Kecamatan Mentarang Hulu, Warga Diungsikan, Telekomunikasi Terputus

Kondisi terkini banjir di Desa Kuala Lapang dan Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (16/5/2021).
Kondisi terkini banjir di Desa Kuala Lapang dan Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu (16/5/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

 

Bencana banjir terjadi hari ini meliputi sejumlah wilayah kecamatan, diantaranya Kecamatan Mentarang Hulu, Mentarang dan Malinau Barat.

Bupati Malinau, Wempi W Mawa mengatakan bencana banjir tersebut adalah yang terparah dalam waktu 20 tahun.

"Bencana banjir ini merupakan yang terbesar dalam kurun waktu kurang lebih 20 tahun," ujarnya, Minggu (16/5/2021).

Bupati dan pejabat Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD) Malinau mendatangi sejumlah Deaa di Kecamatan Mentarang.

Diantaranya, Desa Pulau Sapi, Desa Paking, Desa Long Bisai, Desa Harapan Maju dan Desa Long Gafid.

Bantuan disalurkan kepada korban terdampak bencana banjir di sejumlah RT yang tersebar di 5 desa tersebut.

"Sehabis Ibadah pagi tadi, kami langsung ke lokasi korban banjir di Kecamatan Mentarang. Menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan korban seperti beras, gula pasir dan jenis kebutuhan lainnya," katanya.

Baca juga: Tinjau Banjir di Kecamatan Segah, Bupati Berau Jalan Kaki dan Berikan Bantuan ke Warga 

Baca juga: Banjir Merendam Dua Kampung di Kecamatan Sambaliung Berau, Ketinggian Air Mencapai 2 Meter

Baca juga: Gading Marten Rayakan Ulang Tahun Bareng Gisel dan Gempi, Banjir Pujian hingga Diminta Rujuk

iIlustrasi,  Hujan di wilayah Malinau Kota pada sore hari, beberapa hari lalu.
iIlustrasi, Hujan di wilayah Malinau Kota pada sore hari, beberapa hari lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved