Berita Nunukan Terkini
Judi Sabung Ayam Marak Terjadi di Nunukan, Kapolres AKBP Syaiful Anwar Angkat Bicara & Amankan ini
Judi sabung ayam marak terjadi di Nunukan, Kapolres AKBP Syaiful Anwar angkat bicara & amankan ini.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Judi sabung ayam marak terjadi di Nunukan, Kapolres AKBP Syaiful Anwar angkat bicara & amankan ini.
Maraknya judi sabung ayam di Kabupaten Nunukan, turut menyita perhatian publik Kalimantan Utara (Kaltara).
Beragam cara dilakukan para pelaku judi sabung ayam untuk mengelabui Polisi.
Baca juga: Perluas Penerima Program Keluarga Harapan, Ibrahim Ali Sebut KPM Tana Tidung Bertambah jadi 579 KK
Baca juga: Polres Bulungan Amankan Puluhan Pelaku dan Barang Bukti Judi Sabung Ayam, Sebut Omzet Jutaan Rupiah
Baca juga: Polsek Sebatik Timur Bubarkan Judi Sabung Ayam, Pelaku Kabur Tinggalkan Belasan Kendaraan & Ayam Adu
Seperti yang terjadi pada 19 Mei dini hari, Polres Nunukan berhasil mengamankan 20 terduga pelaku judi sabung ayam secara virtual, melalui televisi.
Termasuk 6 jenis barang bukti di Jalan Persemaian, Kelurahan Nunukan Barat.
Belum lama ini juga, Polsek Sebatik Timur nyaris menangkap terduga pelaku judi sabung ayam di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara.
Namun, Polisi berhasil amankan barang bukti berupa 17 unit sepeda motor, 1 unit mobil, dan satu ekor ayam sabung.
"Memang perlu komitmen bersama seluruh stakeholder. Kalau ingin Kabupaten Nunukan bersih dari segala bentuk penyakit masyarakat. Maka harus ada peran masyarakat untuk melakukan penolakan," kata Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar kepada TribunKaltara.com, Selasa (25/05/2021), pukul 16.00 Wita.
Lanjut Syaiful Anwar,"Saat masyarakat masih mendiamkan hal itu dan hanya menyerahkan penanggulangan kepada aparat tetap akan ada kucing-kucingan. Seperti teori gunung es, yang muncul mungkin hanya sebagian kecil. Tapi sejatinya yang mengakar sangat banyak," ucapnya.
Pria berpangkat dua bunga di pundak itu, menepis saat ditanyai mengenai backingan oknum tertentu, sehingga membuat aktivitas judi sabung ayam sering terjadi.
"Itu harus dibuktikan tidak bisa hanya asumsi. Kalaupun itu, kami akan membuat oknum itu menyadari perbuatannya. Khusus di internal jajaran Polres, kalau kedapatan melakukannya akan dapat sanksi internal sesuai regulasi yang mengatur. Baik disiplin, kode Etik ataupun pidana," ujarnya.
Syaiful mengatakan, saat ini pihaknya sedang fokus melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), terkait antisipasi lonjakan Covid-19 pasca libur lebaran.
Meski begitu, pengamanan lainnya tetap berjalan sesuai Tupoksi.
Baca juga: Gerebek Judi Sabung Ayam Online, 20 Orang Diringkus Polisi Anak Buah Listyo Sigit di Nunukan Kaltara
Baca juga: Sepeda Motor Plat Merah Ditemukan di Lokasi Sabung Ayam, Kapolres Nunukan akan Rekomendasikan Ini
Baca juga: Grebek Lokasi Judi Sabung Ayam, Polisi Polres Nunukan Lepaskan Tembakan, Para Pemain Berlarian
"Walaupun memang harus diakui personel kami sangat terbatas. Yang penting berbuat, terus berbuat dan Insya Allah akan selalu berbuat. Semua demi wilayah Kabupaten Nunukan yang aman, tertib dan sehat," tuturnya.
Apalagi, kata Syaiful, belakangan ini proses kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia sporadis, melalui jalur 'tikus' alias ilegal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/motor-terduga-pelaku-judi-sabung-ayam-berjatuhan-ditinggal-pemiliknya.jpg)