Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

AstraZeneca Batch CTMAV 547 Akhirnya Digunakan Perdana, Dandim 0907 Tarakan Sebut tak Ada KIPI Berat

AstraZeneca Batch CTMAV 547 akhirnya digunakan perdana, Dandim 0907 Tarakan sebut tak ada KIPI berat.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Vaksinasi AstraZeneca Batch CTMAV 547 akhirnya digunakan, Selasa (8/6/2021) setelah sebelumnya disimpan dalam Gudang Farmasi Dinkes Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Total lanjut lanjut Dandim 0907 Tarakan, prajurit TNI AD yang belum menjalani vaksin sisa 11 orang.

"Mereka ada yang dinas luar, ada yang persyaratan kesehatan belum memungkinkan divaksin karena tensinya tinggi," jelasnya.

Sementara untuk prajurit Kodim 0907 Tarakan dan Yonif 613 Raja Alam sudah dilakukan vaksinasi.

Termasuk mereka yang berangkat menuju ke Papua. Sudah melakukan vaksin sinovacm

Dandim 0907 Tarakan mengakui sampai hari kedua, tak ada laporan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) berat.

Ia membenarkan ini kali pertama AstraZeneca Batch CTMAV 547 digunakan. Ini dialokasikan dari Dinkes Tarakan.

"Ini 300 dosis dari Dinkes. Tapi AstraZeneca batch kode lain juga sudah pernah digunakan sebelumnya untuk purna, warakawuri dan istri purna," bebernya.

Sejak dilakukan vaksinasi mulai dari sinovac hingga AstraZeneca Batch CTMAV 547 tak ada KIPI berat.

"Sampai saat ini sehat, termasuk 20 orang prajurit TNI divaksin AstraZeneca tidak ada kendala. Jadi 60 dosis pertama di Mei 2021 sudah disuntikkan alhamdulillah tidak ada KIPI berat. Hanya laporan empat orang merasakan demam dan sudah sembuh," ujarnya.

Kemudian Senin (7/6/2021) kemarin total 140 orang menjalani vaksinasi Astra Zeneca Batch CTMAV 547, hanya delapan orang melaporkan mengalami demam ringan

"Dan sudah diobati. Kondisinya mereka juga sudah normal kembali. Laporan terima pagi tadi," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved