Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Transaksi Capai Rp 64 Miliar, Polres Berau Limpahkan Kasus Dugaan Investasi Bodong Ke Polda Kaltim

Transaksi capai Rp 64 miliar, Polres Berau limpahkan kasus dugaan investasi bodong Ke Polda Kaltim.

Editor: M Purnomo Susanto
istimewa
Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ferry Putra Samodra (tengah) saat memberikan keterangan pers 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG REDEB - Transaksi capai Rp 64 miliar, Polres Berau limpahkan kasus dugaan investasi bodong Ke Polda Kaltim.

Status naik menjadi penyidikan, Kasus dugaan investasi bodong yang dilakukan oleh DM (23) akan dilimpahkan ke Polda Kaltim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ferry Putra Samodra menjelaskan status DM masih masuk dalam tahap penyidikan. Pelimpahan tersebut lantaran tempat kejadian perkara berada di luar Kabupaten Berau.

Baca juga: Adanya Investasi Bodong di Penajam Paser Utara, Ini Tanggapan OJK Kaltim

Baca juga: Korban Investasi Bodong Asal Penajam Paser Utara Minta Bantuan Hotman Paris,Kirim Pesan di Instagram

Baca juga: Ratusan Warga PPU Investasikan Duit Rp 5 M Ternyata Bodong, Adukan ke Hotman Paris Melalui Instagram

“Ya besar alasannya agar korban mudah melakukan pelaporan,” jelasnya kepada TribunKaltara.coM, Rabu (9/6/2021).

Ferry menegaskan, akan secepatnya melimpahkan pada Polda Kaltim. Sejauh ini alat-alat bukti telah disiapkan, seperti mobil, beberapa emas serta uang tunai. Sehingga nanti, perkara tersebut sudah bisa langsung masuk penyelidikan lebih lanjut terhadap DM

“Sebenarnya, perkara ini sudah bisa di gelar di sini. Tapi, karena terkendala dengan wilayah, jadi lebih baik di limpahkan ke Polda saja. Karena memang banyak TKP di luar Berau,” tegasnya.

Untuk sekarang status dari DM yakni masih terlapor. Pihaknya juga sudah memeriksa sebanyak tiga bank yang digunakan oleh DM untuk bertransaksi. Dari transaksi di tiga bank tersebut, sebanyak Rp 64 miliar uang berputar sejak September 2020 lalu.

“Buktinya berasal dari Bank Mandiri, BRI dan BCA,” jelasnya.

Dengan alat bukti yang dimilikinya saat ini, telah mengarah terhadap yang terlapor. Atas dasar praduga tak bersalah. Dia belum bisa menyebutkan DM sebagai tersangka.

“Biar Polda saja yang lanjutkan kasus ini,” tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved